Sunday, 5 July 2015

Resep Andalan : Opor Ayam

Memasak itu ternyata bukan hanya tentang bakat, tapi juga tentang feeling. Tidak hanya soal rasa, tapi juga ada art/seni di dalamnya. Ah, percaya atau tidak, tidak semua orang yang memiliki feeling kuat dalam memasak. Mereka yang memiliki bakat mungkin dengan mudah menghasilkan aneka masakan yang lezat dan sedap, tapi mereka yang memiliki feeling yang kuat dalam rasa dan art, akan dengan mudah menyalip bakat si master chef, dan gak heran kreasi masakan mereka gak kalah hebat dari koki handal.

Oke satu lagi, memasak itu sangat berhubungan erat dengan sensitifiti indera pengecap/sensori (lidah), so... takaran yang disajikan lewat buku masakan terkadang dalam prakteknya sering berbeda dengan materi yang disajikan. karena boleh jadi tingkat keasinan setiap orang berbeda, ini beneran. karena sebagian orang ada yang menyukai masakan yang sedikit asin, sementara sebagian orang lagi tidak menyukai masakan yang bergaram aka plain (baca : flat). Sementara kehadiran garam dalam setiap masakan adalah bahan utama yang selalu dibutuhkan. Bagaikan sayur tanpa garam, masakan menjadi hambar tak ada rasa. begitulah keutamaan garam di dalam bidang masak-memasak. :)

Berikut saya ingin berbagi resep opor ayam handalan keluarga (resep sendiri) yang diolah sehari-hari, awalnya dulu berguru pada internet, searching ini itu tentang berbagai resep opor dan juga gulai, tapi jauh ke sini, opor ayam buatan sendiri lebih menggunakan resep sendiri. Sebenernya resep opor ini gak jauh berbeda dengan resep kebanyakan ibu-ibu di Indonesia, untuk jelasnya silahkan dicoba.


Bahan :
1. Satu ekor ayam (Ayam kampung atau ayam negri).
2. satu butir kelapa parut => larutkan dengan air dan ambil santannya => santan cair.
3. santan kental : 100ml
4. Daun salam : 3 lembar
5. daun kunyit : 3 lembar
6. batang serai : 2 batang
7. lengkuas : 3 ruas jari : memarkan
8. minyak goreng : 2-3 sendok untuk menumis.
9. garam : 3 sdt
10. Gula : 3 sdt

Noted : 
=> Jika menggunakan ayam kampung, ayam direbus lebih dulu sekitar 1 jam atau lebih agar dagingnya empuk.
=> Jika menggunakan ayam negri, rebus sekitar 10 menit untuk menghilangkan residu sisa vaksin dari daging. gumpalan putih keabu-abuan akan tampak mengapung ketika ayam direbus. bersihkan/cuci lagi daging ayam setelah direbus dari sisa residu tsb.

Bumbu halus :
1. kemiri 5 butir ; sangrai
2. bawang merah kecil : 7 butir
3. bawang putih : 3 siung
4. ketumbar 1 sdt
5. lada hitam/black paper : 1 sdt
6. Kunyit : 3 ruas jari.
7. Jahe : 3 ruas jari sekitar 1 telunjuk

Bahan tambahan : 
1. Bawang merah beberapa butir diiris halus.
2. Seledri : diiris
3. daun bawang : diiris

Cara :
1. Tumis bawang merah, seledri dan daun bawang yang sudah diiris, ketika sudah mulai layu, masukkan bumbu halus dan tumis semuanya hingga wangi.
2. Tambahkan daun salam, daun kunyit, serai, lengkuas yang dimemarkan. 
3. Masukkan santan cair + ayam, kemudian masak hingga air meresap hingga setengah kering.
4. Tambahkan santan kental (pada tahap ini api dikecilkan), jangan masak santan kental dengan api besar karena santan bisa pecah dan berbutir. dan ini akan mempengaruhi hasil opor. Aduk terus perlahan hingga mendidih. biasanya bau wangi santan akan tercium kuat pada tahap ini.
5. Jika ingin kuah opor kental, maka masak hingga sedikit kering, tapi jika ingin kuah opor cair, gak perlu masak lama-lama. sekitar 10 menit setelah santan kental dimasukkan dan kuah mendidih, opor bisa langsung dihidangkan. #tergantung selera masing-masing.


Noted :
=> suami lebih suka kuah opor yang sedikit kental, jadi biasanya saya akan memasak opor hingga kuah betul-betul meresap dan setengah kering.

=> Sebagai pengoreksian rasa, cicipi lagi apa kira-kira yang kurang, jika kurang garam, tambahkan garam, jika keasinan, tambahkan air untuk menetralkan rasa agar tidak terlalu asin.

=> oiya, biasanya saya selalu menggunakan kentang, wortel/carrot, dan brokoli sebagai teman ayam di dalam sajian opor. ini memberika tampilan yang lebih segar dalam opor ayam. untuk kentang sebaiknya direbus terpisah terlebih dulu hingga empuk. sementara brokoli dimasukkan pada tahap akhir sekali. 

Selamat mencoba bagi ibu-ibu yang ingin berkreasi di dapur :) 




Saturday, 4 July 2015

AWAASS... Hadist Palsu Tradisi Bermaafan Sebelum Ramadhon


"Do’a Malaikat Jibril Menjelang Ramadhan: Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
-      = Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada)
-      =  Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri
-      = Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya
Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali." (al hadits). 

Ternyata hadith tersebut tidak jelas asal-usulnya, bahkan yang dhaif sekalipun, dan hadith palsu ini telah dijadikan sebagai dalil bermaaf-maafan oleh saudara-saudari muslim kita di Tanah Air sebelum memasuki bulan Suci Ramadhon. Terselip keanehan ketika seseorang menyampaikan hadith ini, mereka tidak menyelipkan tentang siapa periwayat hadith. Bukhari kah atau Muslim? Itulah anehnya kenapa mereka tidak menyebutkan periwayat hadith karena memang mereka tidak mengetahui asal-asul dari mana datangnya dalil tersebut. Dan ini menjadi viral di kalangan umat di Tanah Air untuk mengharumkan tradisi bermaaf-maafan sebelum Ramadhan datang. Harus kita ingat bahwa hadith dhoif, hadith palsu, dan hadith yang tidak diketahui asal-usulnya tidak boleh diamalkan, bahkan  orang yang ikut menyebar hadits palsu khawatir masuk ancaman nabi. 

”Barangsiapa yang bersengaja berdusta atas namaku maka hendaklah ia (bersiap untuk) menempati tempat duduknya di neraka” (HR Muslim).

Nah, kalau memang niatnya mau minta maaf sebelum Ramadhon kan ndak popo??? Oke kalau ada yang beralasan seperti, ya, memang tak ada salahnya saling meminta maaf kapan saja kita mau. Tapi perlu diketahui bahwa meminta maaf tanpa sebab dan dilakukan kepada semua orang yang dikenal tidak pernah diajarkan oleh Islam. 

Terus kalau masih ada yang beralasan gini, "Manusia itu kan gak sempurna, kadang salah dan berbuat dosa, siapa tahu, mungkin telah berbuat salah kepada orang lain tanpa disadari?"

Ya betul sekali, tapi apakah dengan alasan itu secara kalap dan serta merta kita meminta maaf kepada semua orang yang dikenal? Kenapa harus di waktu-waktu tertentu dan khusus saja? Dan mengapa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan para sahabat tidak pernah berbuat demikian? Padahal mereka orang-orang yang paling khawatir terhadap dosa. Selain itu, kesalahan yang tidak sengaja atau tidak disadari tidak dihitung sebagai dosa di sisi Allah Ta’ala. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam,

Sesungguhnya Allah telah memaafkan ummatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, atau karena lupa, atau karena dipaksa” (HR Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356, Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 4/4, di shahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Jangan sampai kita terjerumus pada ghuluw (berlebihan)yaitu meminta maaf kepada semua orang yang dikenal tanpa sebab dalam beragama. Meminta maaf yang paling baik adalah meminta maaf dengan segera, karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput. Sehingga mengkhususkan suatu waktu untuk meminta maaf dan dikerjakan secara rutin sebagai ritual tahunan tidak dibenarkan dalam Islam dan bukan ajaran Islam. 

Jadi hadith palsu seputar tradisi bermaaf-maafan sebelum Ramadhan itu kemungkinan besar didapat dengan mengutak-atik dari hadith berikut, diriwayatkan oleh Al-Imaam Ibnu Khuzaimah rahimahullah :

حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ، أنا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ وَهُوَ ابْنُ بِلالٍ، عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَيْدٍ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَقِيَ الْمِنْبَرَ، فَقَالَ: ” آمِينَ، آمِينَ، آمِينَ “، فَقِيلَ لَهُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا كُنْتَ تَصْنَعُ هَذَا؟ ! فَقَالَ: ” قَالَ لِي جِبْرِيلُ: أَرْغَمَ اللَّهُ أَنْفَ عَبْدٍ أَوْ بَعُدَ دَخَلَ رَمَضَانَ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ، فَقُلْتُ: آمِينَ.
ثُمَّ قَالَ: رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ أَوْ بَعُدَ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا لَمْ يُدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، فَقُلْتُ: آمِينَ.
ثُمَّ قَالَ: رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ أَوْ بَعُدَ، ذُكِرْتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، فَقُلْتُ: آمِينَ “
Telah menceritakan kepada kami Ar-Rabii’ bin Sulaimaan[1], telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu Wahb[2], telah mengkhabarkan kepadaku Sulaimaan -dia adalah Ibnu Bilaal-[3], dari Katsiir bin Zaid[4], dari Al-Waliid bin Rabaah[5], dari Abu Hurairah[6] -radhiyallahu ‘anhu-, bahwa suatu hari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam naik mimbar dan beliau bersabda, “Aamiin, aamiin, aamiin.” Ditanyakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apa yang membuatmu mengatakan seperti itu?” Beliau bersabda, “Jibriil berkata kepadaku, “Semoga Allah menghinakan seorang hamba yang setelah memasuki Ramadhan, Allah belum mengampuni dirinya.” Maka aku katakan, “Aamiin.” Kemudian Jibriil berkata, “Terhinalah seorang hamba yang mendapati kedua orangtuanya masih hidup atau salah satu dari keduanya akan tetapi tidak dapat membuatnya masuk surga.” Maka aku katakan, “Aamiin.” Kemudian Jibriil berkata, “Terhinalah seorang hamba ketika namamu disebut di sisinya, ia tidak bershalawat kepadamu.” Maka aku katakan, “Aamiin.” [Shahiih Ibnu Khuzaimah 3/192].

Diriwayatkan pula oleh Al-Bukhaariy (Al-Adabul Mufrad no. 646)Al-Baihaqiy (As-Sunan Al-Kubraa 4/303; Fadhaa’ilul Auqaat no. 55)Ath-Thabaraaniy (Mu’jam Al-Ausath no. 8994)Ismaa’iil bin Ishaaq Al-Qaadhiy (Fadhl Ash-Shalaatu ‘Alan Nabiy no. 18).

Footnotes :
[1] Ar-Rabii’ bin Sulaimaan bin ‘Abdul Jabbaar bin Kaamil, Abu Muhammad Al-Muraadiy Al-Mu’adzdzin Al-Mishriy. Sahabat dan termasuk murid-murid utama Imam Asy-Syaafi’iy, seorang yang tsiqah dan jujur, hampir tidak ada perbedaan pendapat mengenai ketsiqahannya. Wafat pada tahun 270 H. Termasuk thabaqah ke-11. Dipakai oleh Abu Daawud, An-Nasaa’iy dan Ibnu Maajah. [Tahdziibul Kamaal no. 1864; Taqriibut Tahdziib no. 1894].

[2] ‘Abdullaah bin Wahb bin Muslim Al-Qurasyiy Al-Fihriy, Abu Muhammad Al-Mishriy Al-Faqiih. Seorang yang tsiqah haafizh lagi ‘aabid. Wafat tahun 197 H. Termasuk thabaqah ke-9. Dipakai oleh Al-Bukhaariy, Muslim, Abu Daawud, At-Tirmidziy, An-Nasaa’iy dan Ibnu Maajah. [Tahdziibul Kamaal no. 3645; Taqriibut Tahdziib no. 3694].

[3] Sulaimaan bin Bilaal At-Taimiy Al-Qurasyiy, Abu Muhammad atau Abu Ayyuub Al-Madaniy. Seorang yang tsiqah. Wafat tahun 177 H. Termasuk thabaqah ke-8. Dipakai oleh Al-Bukhaariy, Muslim, Abu Daawud, At-Tirmidziy, An-Nasaa’iy dan Ibnu Maajah. [Taqriibut Tahdziib no. 2539].

[4] Katsiir bin Zaid Al-Aslamiy, Abu Muhammad Al-Madaniy As-Sahmiy. Terjadi perbedaan pendapat mengenainya. Maalik telah meriwayatkan haditsnya dan madzhab Maalik dalam hal ini adalah ia tidaklah meriwayatkan kecuali dari perawi yang tsiqah menurutnya, Ibnu ‘Abdil Barr berkata “Maalik tidaklah meriwayatkan kecuali dari seorang yang tsiqah”. Dan mengenai Katsiir, Ahmad berkata “tidaklah aku melihat ada yang salah dengannya”, Ibnu Ma’iin dalam suatu riwayat berkata “tsiqah”, dalam riwayat lain berkata “shaalih”, dalam riwayat lain berkata “tidak ada yang salah dengannya”, dan dalam riwayat lain berkata “laisa bi dzaaka al-qawiy (bukan termasuk perawi yang kuat)”, An-Nasaa’iy mendhaifkannya, Ibnul Madiiniy berkata “shaalih wa laisa bil qawiy”, Abu Zur’ah berkata “shaduuq, terdapat kelemahan”, Abu Haatim berkata “shaalih laisa bil qawiy, haditsnya dicatat”, Ibnu Hibbaan memasukkannya dalam Ats-Tsiqaat, Ibnu ‘Adiy berkata “aku telah melihat salinan catatannya, dan aku tidaklah mengetahui ada yang salah didalamnya, aku berharap bahwasanya ia tidaklah mengapa”, Muhammad bin ‘Abdullaah bin ‘Ammaar berkata “tsiqah”, Ya’quub bin Syaibah berkata “bukan termasuk perawi yang jatuh (derajatnya)”, Muhammad bin Thaahir Al-Maqdisiy berkata “Katsiir tidaklah mengapa dengannya”, Ibnu Hajar berkata “shaduuq terkadang keliru”. Wafat tahun 158 H. Termasuk thabaqah ke-7. Dipakai oleh Al-Bukhaariy dalam Juz’u Al-Qiraa’ah, Abu Daawud, At-Tirmidziy dan Ibnu Maajah. [Al-Jarh wa At-Ta’diil 7/150; At-Tamhiid 13/188; Dzakhiiratul Huffaazh 2/782; Tahdziibul Kamaal no. 4941; Miizaanul I’tidaal 5/489; Taqriibut Tahdziib no. 5611].
Basysyar ‘Awwaad dan Syu’aib Al-Arna’uuth berkata “shaduuq hasanul hadits”. [Tahriirut Taqriib 3/192]. Al-Albaaniy berkata “Dia hasanul hadits, insya Allah, selama tidak ada penyelisihan (dari perawi yang lebih kuat)”.
[Silsilatu Ash-Shahiihah 3/121]. ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbaad berkata “Sejumlah ulama telah memujinya, dan mereka yang mendha’ifkannya maka tidaklah dijelaskan (kedha’ifannya tersebut), dikarenakan mereka menggunakan lafazh yang mujmal (global)”. [Syarh Sunan Abu Daawud 7/587].
Oleh karena itu dengan mengumpulkan perkataan para ulama diatas, maka kesimpulannya adalah seperti yang dikatakan oleh Syaikh Al-Albaaniy dan Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbaad. Allaahu a’lam.

[5] Al-Waliid bin Rabaah bin ‘Aashim bin ‘Adiy Ad-Dausiy, Abul Baddaah Al-Madaniy. Abu Haatim berkata “shaalih”, Al-Bukhaariy berkata “hasanul hadits”, Ibnu Hibbaan mengeluarkannya dalam Ats-Tsiqaat, Ibnu Hajar berkata “shaduuq”. Wafat tahun 117 H. Termasuk thabaqah ke-3. Dipakai oleh Al-Bukhaariy dalam At-Ta’aaliq, Abu Daawud, At-Tirmidziy dan Ibnu Maajah. [Tahdziibut Tahdziib no. 10220; Taqriibut Tahdziib no. 7422].

[6] ‘Abdurrahman atau ‘Abdullaah bin Shakhr Al-Yamaaniy, Abu Hurairah Ad-Dausiy. Sahabat Rasulullah yang mulia, sahabat yang paling banyak menghafal hadits-hadits beliau. Terjadi ikhtilaf seputar namanya dan nama ayahnya, akan tetapi banyak ulama menguatkan ‘Abdurrahman atau ‘Abdullaah dan nama ayahnya adalah Shakhr. Lebih dikenal dengan nama kuniyahnya. Wafat tahun 57 H dan dikatakan tahun 58 H atau 59 H. Termasuk thabaqah ke-1. Dipakai oleh Al-Bukhaariy, Muslim, Abu Daawud, At-Tirmidziy, An-Nasaa’iy dan Ibnu Maajah. [Taqriibut Tahdziib no. 8426].


Reference dari berbagai sumber:
- https://muhandisun.wordpress.com/2013/06/24/hadits-bermaaf-maafan-sebelum-bulan-ramadhan/

Friday, 3 July 2015

Infused Energi Saat Puasa dengan "Nabeez" (Air Nabeez) Kegemaran Rasulullah

Apa itu Air Nabeez?

Apa itu Nabeez atau air nabeez? Mungkin gak banyak di kalangan kita yang mengenal tentang air nabeez, padahal air nabeez ini adalah minuman Sunnah kegemaran Rasulullah, yang merupakan jenis air rendaman kurma atau kismis/raisin. 

Hadeeth From Sunan Abu Dawood ~ Book of drinks =>Narrated Ad-Daylami:

We came to the Prophet (Sallallaho Alaihe Wasallam) and said to him: 

"O Messenger of Allah, you know who we are, from where we are and to whom we have come. He said: To Allah and His Messenger. We said: Messenger of Allah, we have grapes; what should we do with them? He said: Make them raisins. We then asked: What should we do with raisins? He replied: Steep them in the morning and drink in the evening, and steep them in the evening and drink in the morning. Steep them in skin vessels and do not steep them in earthen jar, for it is delayed in pressing, it becomes vinegar. 
=Narrated Aisha, Ummul Mu'minin=


Air rendaman kurma atau kismis ini merupakan air tonik alkalin yang bermanfaat untuk metabolisme, menghapus kadar keasaman pada lambung dan membersihkan sisa metabolisme dari tubuh. Meningkatkan fungsi pencernaan, menambah daya ingat, memperbaiki masalah limpa, hati, dan bagi pasien yang memiliki masalah arthritis dan asam urat (gout), mengkonsumsi air nabeez ini adalah salah satu alternatif terapi untuk kesehatan penderita arthritis dan gout. in shaa Allah. Tapi perlu diingat => jangan dicampur antara kurma dengan kismis. yap...  DO NOT MIX DATES AND RAISINS WHILE PREPARING NABEEZ.

Bagaimana Cara Menyajikan Air Nabeez? 

Cara membuat air nabeez ini cukup mudah, hanya dengan merendam beberapa butir kurma dengan segelas air minum, ikuti sunah, ambil bilangan ganjil ya, 3 butir, 5 butir atau 7 butir kurma tergantung selera. Nah air rendaman ini "nabeez" baru diminum setelah 10-12 jam kemudian. Mudahnya, kalau kamu bikin air nabeez ikutin Sunnah, ambil bilangan ganjil ya, 3 butir atau 5 butir atau 7 butir tergantung selera. Nah, air rendaman ini "nabeez" baru diminum setelah 10-12 jam kemudian. mudahnya, kalau kamu biki rendaman air nabeez waktu sahoor, kamu bisa meminumnya di saat berbuka puasa nanti. kalau mau dikonsumsi saat sahur, maka bisa diprepare dari jam 5 atau 6 sore.

Pengalaman saya sejauh ini ketika disiplin mengkonsumsi air nabeez, meskipun saat sahur hanya makan seupil (ya gak seupil kek upil juga sih, cuma istilah doang), intinya mah pas sahur makan dikit doang, trus lanjut minum air nabeez, badan terasa lebih bertenaga, ya, puasa pun gak lemes. trus pas berbuka juga sama, sebelum makan makanan besar, saya dan suami terlebih dulu berbuka dengan air nabeez. untuk takaran yang biasa saya buat, 3 butir kurma dalam segelas kecil susu. ya, air minum kami ganti dengan susu sebagai rendaman kurmanya. tergantung selera kalau mau mencoba dengan susu juga akan terasa nikmat. tapi Sunnah cukup dengan air minum biasa aja.


Oh iya untuk pilihan kurmanya (berhubung ada bayak jenis kurma di pasaran), kurma jenis Ajwa atau manaqqa terasa lebih sedap ketika dijadikan rendaman air nabeez ini. kurma ajwa ini berwarna hitam, kecil, lembut, dan manis, dan berasal dari Madinah Monawara... Kurma yang kurang lebih sama berwarna hitam dan lembut seperti kurma Ajwa, juga bisa digunakan sebagai rendaman air nabeez ini, contohnya salah satu product Tunisia. berikut contoh kurma ajwa.




Oke, perlu diingat bahwa air nabeez ini gak boleh dibiarkan lebih dari 2-3 hari, karena akan menyebabkan fermentasi dan tidak boleh lagi dikonsumsi. kenapa? karena saat fermentasi sudah berlangsung, maka ini awal terbentuknya alkohol dalam artian, minuman tersebut menjadi bagian dari minuman beralkohol dan hukumnya menjadi haram. 

Jadi, sebaiknya daily fresh aja dalam penyediaan air nabeez ini. bikin pagi/subuh, terus minumnya pas berbuka puasa. bikin malem/sore, trus dikonsumsinya waktu sahur. Oiya kurmanya itu bisa langsung dimakan setelah airnya diminum. terasa lebih nikmat dan lembut. 

oke, selamat mencoba, in shaa Allah kamu akan melihat manfaatnya dalam beberapa hari mengkonsumsi air nabeez ini.


Thursday, 2 July 2015

=Indonesia KOMA atau Mati Suri???!!!=


Hadeeeeh benjol pala barbie ngeliat kondisi Indonesia di ambang koma gini..
Jual aja noh sekalian pulau Jawa, nanggung mah ngutang 850 Triliun, baru 4000 triliun totalnya, masih dikit... sekalian aja tambahin ampe 10.000 triliun. 
kagak tahu deh barbie ngitung duit 10 rebu triliun itu sabaraha semua. nol nya 10 apa 20 ya? bodo ah, matematika barbie cuma 5 koma 5, maklum lah otak cekak cekali, cuih...
Belum setahun menjabat jadi Presiden, kagak ada prestasi yang dibanggain, eh kerjanya malah ngutang sana sini.
lah iyeee... Pan elu yang punya negara ini. yang lain ngontrak!!!!
Sorry to say ya... elu pade boleh aje ngebela mati-matian Pak j0koWOW, yesss.. WOOWWW bangetttt pencitraannya ampe semua pendukung jadi kalap gak bisa ngeliat REALITA...
dan gw sih gak peduli sejauh mana cinta mati elu ama doi...
tapi paling gak ye, BUKA MATA HATI dikiiiiiittt aja plisss... liatin tuh nasib kaum miskin yang makin sengsara sejak kondisi ekonomi Indonesia kek gini... gw yang punya penghasilan yang bisa dibilang ALHAMDULILLAH WASYUKURILLAH lebih dari cukup dan lebih dari lumayan aja rasanya perih banget hati rasanya ngebayangin pengeluaran harian yang ternyata mencekik leher. gak kebayang gimana perasaaan saudara saudari di Tanah Air yang cuma berpenghasilan 1 jt atau 2 juta lebih, atau lebih dikit 3 juta itu pun cuma kek gali lobang tutup lobang bagi mereka sekeluarga... yang gaji 1 jutaan bisa dibilang gali lobang ampe bikin kuburan sendiri keknya karena saking gak mencukupi untuk keperluan sekeluarga... dapet gaji cuma untuk bayar utang, terus ngutang lagi, gitu terus tiada henti. ‪#‎geregetan‬ badan gw.‪#‎perih‬
Nah elu yang sekarang punya gaji 10 jt atau 15 juta sebulan sih mending masih belum ngerasain nasib mereka kaum papa miskin yang gak punya apa-apa lagi selain ngutang atau memohon belas kasihan tetangga buat mengganjal lapar hari demi hari...
Ya Allahhh... Indonesia tuh udah koma tau nteuk lu?? KOMAAAAA.. UDAH lebih dari sekarat... TINGGAL nunggu aja, bakal bangun lagi atau mati gitu aja.. atau ini negara akan berganti nama karena gak mampu lagi ngebayar hutang yang menggunung gegara ketamakan penguasa zalim yang buta hati gila harta, tamaknya luar biasa, menggerogoti jiwa rakyat kecil yang kian hari kian merana...
Indonesia koma atau mati suri???? Ah sama aja... apalah istimewanya sebuah istilah yang bisa disandingkan ke tubuh Indonesia yang tengah sekarat saat ini. takkan mengubah hutang negara yang sudah membumbung ke langit yang kelam. Liat tuh berapa totalnya sejauh ini? kejang-kejang kan lu???!!! tau nteuk sabaraha etak 4000 Triliun???? itung aja ndiri dah, muak guwahhhh... :3


Tuesday, 30 June 2015

Surat Terbuka Untuk Embak Sherina Munaff Atas Status Geregetannya Yang Cetar Membahana

Assalamualaikum Mbak Sherina,
Semoga angin membawa pesan saya ke alamat Mbak Sherina dimanapun saat ini berada. cepat atau lambat gak masalah yang penting nyampe di tujuan, itu aja.
dan semoga Allah akan kembali membimbing hati Mbak Sherina ke jalan yang lurus sebagai muslim yang menyucikan diri dari dosa. yah, manusia gak ada yang sempurna mbak, ini quota emang udah basi banget sih, tapi keberadaannya masih sering dijadikan excuse oleh para pendosa untuk membentengi diri dari kritikan orang-orang ngeyel dan suka ikut campur urusan orang lain. kek saya contohnya #kaleee ya. eh emang iya? ah sudahlah yuk lanjut.

Ah, saya sudah menahan diri untuk tidak menulis tentang statement ngawur embak yang cetar membahana yang menjadi sorotan media maya dalam waktu kurang dari seminggu saja. luar biasa.
 Entahlah sudah berapa juta followers embak yang mengomentari dan share status fenomenal embak itu mbak? Lagi-lagi saya hanya bisa berkata, entahlah. Yang pasti. pasti ada penggemar embak yang pro dengan pendapat mbak Sherina, tapi tentunya juga pasti yang gak kalah heboh adalah yang "kontra" terkait status itu. #Ho-oh, saya salah seorang yang kontra teak mbak. Ampe geregetan badan saya mengontrol emosi di saat membaca rangkaian kalimat mbak Sherina di sosil media.

Halaman home fesbuk saya penuh ama berita seputar status mbak Sherina yang dilaknat Allah (eittsss, mbak'ee yang dilaknat itu statusnya embak lho, bukannya si mbak Sherina yang saya maksud, jangan emosi dulu ya, ini baru paragraf ke-3, masih panjang lanjutannya). Yuk mari kita lanjutkan.

Mbak Sherina, Udah rahasia umum bahwa ekonomi Amerika tu saat ini tengah collapse, Keuangan mereka menuju kehancuran.... dan kudu diketahui bahwa Negara Adidaya ini udah gak sehebat dulu lagi... Mengetahui berita tentang pelegalan pernikahan sesama jenis ini (yang akhirnya dilegalkan juga) sudah diprediksi dari jauh hari oleh sebagian besar pengamat (#nunjuk ke muka sendiri) karena mengingat dan menyibak gaya pergaulan aka lifestyle disana yang terlalu BEBAS, gak aneh jika akhirnya keluar keputusan tentang pelegalan nikah sesama jenis. Entah kenapa ya mbak, setiap kali menuliskan kalimat yang sama "nikah sesama jenis" ini, hati saya bener-bener geregetan dibuatnya. mual. jijik, ah, jijay kata anak alay, gitu doang stock vocabulary alay yang saya punya. maapkan karena saya agak kuper dan lemot tentang berita Tanah Air beberapa tahun belakangan ini. ah, maapkan lagi jika saya sampai ikutan curhat di sini. ah ah ah, sudahlah.

Lalu sekarang mereka melegalkan pernikahan sesama jenis. ahayyyyyy... Amerika gak hanya collapse dalam finansial dan ekonomi mbak, tapi juga makin sekarat dalam moral dan akhlak ..
 (ya emang sih dari dulu juga gitu, tuh buktinya seks bebas adalah another common secret yang udah dikenal dunia). Tapi sayangnya, efek buruk dari gaya hidup ala ke-Barat-baratan ini semakin hari semakin menjangkiti remaja muslim (dan non-muslim) di Tanah Air tercinta. tak terkecuali para artis/selebritis dan semua yang berada dibaliknya. lagi-lagi ingin saya katakan. udah rahasia umum mah. bukan berita hot lagi,tapi udah basi

Nah, itulah yang meracuni otak dan pola fikir sebagian besar remaja tentang kehidupan bebas berpendapat dan bebas yang kebablasan ampe hal yang dilaknat (pernikahan sesama jenis) pun menjadi bagian dari yang katanya "kebebasan".
dan saya pun hanya bisa geleng-geleng pala, amit-amit jabang onta. Naudzubillah mindzalik. Ya Allah.. ya Allah.. ya Allah.. dan hati saya makin berdenyut ketika mengetahui fakta bahwa salah seorang public figure Indonesia (yang kebetulan pernah menjadi tokoh cilik kesukaan saya di beberapa tahun silam ketika namanya meroket gegara maen pelem "Pertualangan Sherina") mendukung Pernikahan sesama jenis ini dengan memuat pernyataanya di sosial media. Dan public figure itu adalah Mbak Sherina Munaff. Oh My GOOODDD. #lebay lu uy.

Ok, pertama kali saya gak langsung percaya ketika lihat captured status yang menjadi viral di sosial media itu. saya masih sempet bertanya-tanya, "apa bener ini pernyataan Sherina Munaff di Pertualangan Sherina tea?" Ah Masa sih, ah masa, ah masa ah masa. tapi sayangnya media massa membuktikan bahwa benar adanya itu teh statusnya si Eneng Sherina. eh Embak Sherina.

Dan saya pun langsung geregetan dibuatnya. badan saya panas dingin membendung kecewa. uh, segitu dangkalnyakah ilmu agama pada diri selebriti Indonesia sehingga apa yang dilaknat oleh Allah pun didukung dengan luapan bahagia lewat statusnya. ya bukan semua selebriti/public figure Indonesia yang begitu, tapi mengetahui salah seorang di antaranya ternyata sudah dicuci otak oleh paham kebebasan (baca:liberal), gak bisa didustai, hati saya mencelos dan nyut-nyutan dibuatnya. Ya Allah.. jangan sampai pernyataan si embak Sherina ini memberikan dampak buruk dan ikut meracuni otak remaja di Tanah Air, sehingga mereka pun ikut-ikutan mendukung pernikahan sesama jenis ini. Astaghfirullah al adzim yaa Kareem.

Merem melek saya mikir lamaaaaa banget mba'ee, apa yang bisa saya buat untuk mematahkan statement ngawur bin ngaco dan sangat berbahaya ini??? Wallahi saya gak mau adik-adik saya, teman dan kerabat saya ikutan memiliki pemikiran yang sama untuk mendukung kaum gay, lesbian, transgender, biseksual merajalela di dunia. Gak kebayang jika hal ini akan terjadi juga di Tanah Air Indonesia yang dikenal sebagai negara yang memiliki populasi muslim TERBESAR di Dunia. Allaahhhh... Naudzubillah, ampuni kami ya Allah.

Dan akhirnya tulisan ini lahirnya, persembahan khusu untuk embak Sherina Munaff agar berpikir ulang sebelum memuat status yang dilaknat ini di sosial media. Dan kami (saya yakin sebagian besar masyarakat Indonesia masih menginginkan kebaikan untuk Mbak Sherina agar kelah diperi petunjuk oleh Allah untuk mempelajari dan memahami Islam dengan benar. bukan asal ikut-ikutan ber-Islam seperti kaum liberal) dan kami juga menginginkan mbak Sherina "Meminta Maaf kepada seluruh Rakyat Indonesia" atas pernyataan mbak yang mendukung pernikahan sesama jenis tersebut. takutlah mbak AKAN ADZAB aLLAH. Jangan terlalu over dalam berdemokrasi. Demokrasi kebablasan adalah bukti kebodohan umat dalam ber-Islam.

Mengetahui petisi sahabat kami yang di REMOVE 2 kali oleh change.org, tentang tuntutan agar menolak LGBT telah membuka mata kami akan fakta tentang "siapa"yang berada dibalik pendukung manusia terlaknat yang melegalkan pernikahan sesama jenis ini. Ah, sungguh gilanya dunia.

Dear mbak Sherina, pernah denger gak statement fenomenal tentang penolakan LGBT???? Gini bunyinya....

Oalaaahhh ndokkkk....... ndooookkkk... itu kambing si Engkong yang satu-satunye betine aja kagak mau kawin ama sesama betinA. Lagi.. yang jantan ama jantan aja kalau ketemu langsung serudukan pengen kelahi aja kerjanya. Lah ini manusia ndoookk MANUSIAAAA... maluuu rasanya malu ngebayangin (boro-boro nyaksiin di depan mata) laki kawin ama laki. Naudzubillah mindzalik ya Robbiiiii... Ammpuuuuunnnn,

Sungguh takut kami akan adzab-MU
ya Allah, entah apalah yang sedang berlaku di akhir zaman ini. apakah mungkin Kiamat ssudah semakin mendekat???

Dear Embak Sherina yang dicinta karena Allah.
Sekarang saya masuk pada sesi serius ni mba'ee.. lagian
 juga banyolan saya terlalu garing kek peyek. capek juga nulisnya, kepanjangan, keburu bosan yang baca. gini aja deh pokoknya mbak Sherina...
Jadi sekarang tu ceritanya, mereka (sebagian besar orang Amerika itu) sedang frustasi. pengen mempercepat datangnya adzab dari Tuhan (Allah subhanahu wa ta'ala) dengan mengadakan perkawinan sejenis...... kayaknya seeeh gitu... wallahu'alam. naudzubillah. sungguh takut bener rasanya saya nulis ini semua, tapi hati ini memang terlalu geregetan mbak, cukuplah Allah saja yang mengetahui niat ini. saya hanya ingin mbak Sherina mengetahui bahwa di pelosok desa kecil di Tanah Air ini ada seorang saudari muslim yang begitu menyayangi embakkarena Allah. dan dia ingin dan berharap agar Allah membuka hati mbak untuk kembali kepada Islam... bukan pada pemahaman Liberal kaum kuffar.

Anjing aja kagak mau kawin ama sesama jenis mbak, lah ini MANUSIA??!!! mANUSIA DIKASIH AKAL SAMA aLLAH BUAT MIKIR, bukan buat ngikutin napsu aja.

Mak Sherina, pernah denger cerita tentang kaum nabi Luth kan? itu manusia sodom yang dilaknat Allah karena mereka doyan sesama jenis. itu cerita bukan sembarang cerita lho mbak, ada dalam Al Qur'an, Allah sendiri yang mengabadikan ini sebagai pelajaran bagi umat kemudian agar tidak mengikuti perbuatan terlaknat yang pernah terjadi pada kaum terdahulu.

Maka cukuplah kita mengutuk dan melaknat tindakan mereka dengan hati (jika gak sanggup mencegah maksiat ini dengan perbuatan dan ucapan) dan itulah selemah-lemahnya iman, yang penting jangan sampai ikutan mendukung kemaksiatan yang mereka lakukan yang jelas2 akan mengundang murka Allah mbak.

Ketahuilah bahwa siapa saja yang memberi petunjuk pada kejelekan, dosa atau maksiat, maka ia akan mendapatkan aliran dosa dari orang yang mengikutinya. siapa yang menolong dalam maksiat, maka terhitung pula bermaksiat.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. ” (QS. Al Maidah: 2).

Ayat ini menunjukkan bahwa terlarang saling tolong menolong dalam maksiat. Dalam hadith juga disebutkan.

وَمَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ

“Barangsiapa yang memberi petunjuk pada kejelekan, maka ia akan mendapatkan dosa dari perbuatan jelek tersebut dan juga dosa dari orang yang mengamalkannya setelah itu tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 1017).

Bencana apa yang akan Allah datangkan di negeri sodom edisi akhir zaman ini? Wallahu'alam...
Demokrasi Kebablasan,ya beginilah jadinya.. Semoga Allah membuka hati Mbak Sherina uantuk kembali kepada jalan Islam yang lurus, bukan Islam Liberal atau Islam ini itu yang mehalalkan segala hal sehingga Shariah ditabrak seenaknya. Say No To LGBT. Ingatlah bahwa menolong dalam Maksiat juga akan terhitung Maksiat.

Sungguh bahaya beriman tanpa Ilmu..
Sungguh sia-sia mengejar dunia dan lupa akhirat
Sungguh, menjijikkan, mengaku muslim tapi gak paham ilmu agama...
Karena faktanya, Islam di Tanah Air ini tampak seperti "agama turunan" yang diwariskan dari nenek moyang,
hanya tahu bahwa diri lahir sebagai muslim karena emak-bapak muslim,
tapi praktiknya buram, gak tahu aturan, gak tahu tauhid itu apa, gak tahu apa-apa, jadinya gini...
ngomong asal nyaplok kata-kata dari tong sampah kaum liberal... mendukung sih mendukung, tapi dukungnya yang baek-baek, bukan mendukung hal yang jelas-jelas dilaknat Allah... Naudzubillah mindzalik...
Perkuatlah aqidah wahai abang dan embakku di Nusantara semuanya.. dan untuk mbak Sherina, saya masih menyayangi mbak Sherina karena Allah, bukan sayangnya orang Lesbian. kagaaaakkk, ya Allah naudzubillah. sayang ini adalah sayangnya seorang saudari muslim kepada saudari muslimnya yang lain. dan harapan saya masih sama. semoga kejadian ini menjadi jalan/cara Allah untuk mengetuk hati Mbak Sherina, teguran, agar kembali membuka Al Qur'an, membaca kisah kaum Luth. trus kalau Allah berkehendak, semoga setelah ini mbak Sherina menjadi bagian dari umat Islam yang berdiri di barisan ter depan untuk memperjuangkan Islam seperti mujahidah-mujahidah lain, in shaa Allah.

. mohon maaf jika tulisan ini akan membuat sebagian besar penggemar mbak Sherina murka pada saya, mohon maaf jika ada kata yang tidak berkenan di hati nantinya. mohon maaffff karena Allah sungguh tidak ada maksud untuk menggurui ataupun sejenisnya. sulit untuk mengungkapkan rasa kecewa yang ada saat ini. seperti salahs atu judul lagu mbak Sherina yang pernah populer di Indonesia, geregetan. ya saya hanya terlalu geregetan ketika mengetahui fakta tentang status mbak Sherina Munaff sehingga tulisan ini lahir ke media.

 Dan saya pun tak tahu lagi nak cakap apa, itu sahajalah dari saya

Salam dari Negeri Jiran untuk Sherina Munaff :)
Wassalamualaikom WAROHmatu Allahu...







Saturday, 27 June 2015

Islam Indonesia, Islamnya Nusantara, Shariah Ditabrak Sudah Biasa!

            
Entah apa yang ada di pikiran orang yang mengeluarkan statement tentang Islam Nusantara di Tanah Air Indonesia. Yang mucul dipikiran saya kemudian adalah "dangkalnya iman tanpa ilmu" sehingga dengan begitu mudah mengeluarkan statement ngawur yang berlandaskan nafsu semata. 
Tak ada Islam Arab, tak ada Islam Indonesia aka Islam Nusantara, Islam adalah Islam seperti apa yang tertuang dalam Al Qur'an dan Sunnah, satu Islam untuk seluruh umat muslim di penjuru dunia. Islam yang memiliki satu kitab suci yang sama, yaitu Al Qur'an dan Sunnah (hadith-hadith sahih) sebagai pegangan dan petunjuk umat dalam beribadah.

Namun kegilaan pemikiran segelintir kaum liberal (baca : sekelompok muslim yang beraliran liberal) dengan begitu mudah membuat inovasi tentang Islam sesuka hawa nafsu mereka. Sehingga lahirlah istilah Islam Nusantara untuk umat muslim di Bumi Pertiwi ini.

Mari kita perhatikan sejenak pendapat dari Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Ya'qub terkait statement Islam Nusantara yang belakangan ini menjadi viral di Indonesia. Beliau berkata,

Kalau “Islam Nusantara” itu Islam di Nusantara, maka tepat. Kalau “Islam Nusantara” itu Islam yang bercorak budaya Nusantara, dengan catatan: selama budaya Nusantara itu tidak bertentangan dengan Islam (Quran dan sunnah), maka itu juga tepat. Namun kalau “Islam Nusantara” itu Islam yang bersumber dari apa yang ada di Nusantara, maka itu tidak tepat. Sebab sumber agama Islam itu Al-Qur’an dan Hadits. Apa yang datang dari Nabi Muhammad itu ada dua hal yaitu agama dan budaya. Yang wajib kita ikuti adalah agama: aqidah dan ibadah. Itu wajib, tidak bisa ditawar lagi. Tapi kalau budaya, kita boleh ikuti dan boleh juga tidak diikuti. Contoh budaya: Nabi pakai sorban, naik unta, dan makan roti. Demikian pula budaya Nusantara. Selama budaya Nusantara tidak bertentangan dengan ajaran Islam, maka boleh diikuti. Saya pakai sarung itu budaya Nusantara dan itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Shalat pakai koteka (koteka itu juga budaya Nusantara), tapi itu jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Islam, maka itu tidak boleh. Jadi harus dibedakan antara agama dan budaya.
=dikutip dari laman Jejakislam.net=

Nah, seperti kasus yang terjadi baru-baru ini. Membaca ayat suci Al Qur'an dengan langgam Jawa yang memancing kemarahan umat. Pleaseeeee coy, itu jelas-jelas melanggar ketentuan dan tidak pantas dilakukan. Itu namanya penghinaan terhadap ayat suci Al Qur'an. Saya yang sempet mendengar lantunan ala langgam jawa itu bener-bener merinding dibuatnya. bukan merinding dalam artian terpesona, tapi sakit hati dan emosi karena ayat suci Al Qur'an seakan dijadikan bahan eksperimen dan lawakan. Naudzubillah.

Belum lagi sebuah orkestra yang menampilkan sekelompok manusia yang buta agama bernyanyi riang gembira diikuti oleh instrumen setan di sebuah hall. Mereka menjadikan ayat suci Al Qur'an sebagai bagian dari lirik lagu dalam orkestra tersebut dan itu semua dilakukan atas nama pertunjukkan seni demi menarik tepuk tangan pujian dari segelintir golongan mereka yang akan berfikir bahwa pertunjukkan itu sungguh luar biasa. Naudzubillah midzalik. 

Bagi yang belum melihat videonya boleh saksikan di sini https://www.youtube.com/watch?v=cFGfkyzej0A. Semoga menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi kita agar terhindar dari bid'ah dalam ibadah seperti apa yang diperbuat oleh sekelompok umat yang buta agama.


Ingatlah bahwa segala sesuatu yang dibuat-buat terkait ibadah adalah sesat. itulah yang disebut Bid'ah. Rasulullah salallahu alaihi wassalam bersabda : 

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِيْ وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَاِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الاُمُوْرِ فَاِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَاِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

"Maka kewajiban kamu adalah memegang teguh sunnahku dan sunnah Khulafa Rasyidin yang terpimpin. Peganglah erat-erat sunnah-sunnah itu dan hindarilah olehmu segala hal yang baru. Sebab setiap hal yang baru adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap yang sesat di dalam neraka." =H.R. Abu Daud=

Sudah sepatutnya kita menggali ilmu agama sebagai umat muslim agar tidak terbawa arus inovasi untuk diikuti. Hanya beberapa pertanyaan yang umum untuk diajukan ke diri sendiri tentang ke-Islaman kita sebagai umat Muslim.
            Apakah kamu tidak malu ketika mengaku muslim tapi masih sering meninggalkan kewajiban kepada Allah bahkan tidak mengetahui aturan dan hukum Islam dengan benar sehingga Shariah pun ditabrak tanpa rasa berdosa? 
            Apakah kamu tidak malu ketika mengaku islam, tetapi masih jauh dari ketertarikan menggali ilmu agama dan malah memalingkan wajah dari aturan hidup berdasarkan syariat islam?
        Atau mungkinkah kamu bagian dari mereka yang berislam ktp? Naudzubillah mindzalik! Semoga Allah melindungi kita semua dari kejahilan. 
            Tidak dapat dibohongi bahwa Indonesia yang meskipun dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, tetapi sebagian besar dari mereka adalah lebih ke penganut islam keturunan. Agama islam seperti hanya sebuah warisan yang dibagirata kepada para generasi agar tetap bertahan dan dipelihara namanya, namun tidak diindahkan lagi syariatnya. Buktinya banyak maksiat yang terjadi di negeri ini, yang haram menjadi halal, dan yang halal malah menjadi tampak asing dan aneh di mata mereka yang telah jauh dari agama.
            Jangan pernah berharap pemerintah yang telah menguasai cara berpikir masyarakat luas dengan sistem demokrasinya akan memberikan perhatian yang serius tentang syariat islam di negeri ini. Maka dari itu saudara-saudari muslimku, marilah kita mulai dari diri sendiri untuk membuka mata hati masing-masing, agar mampu melihat dengan kacamata Islam mana yang haram dan yang halal, mana yang boleh dan mana yang dilarang.
            Sesungguhnya jika seorang pemimpin di suatu negeri berpegang teguh pada aturan yang tertuang dalam Al Quran dan Hadist, maka Allah yang akan menjamin kedamaian dan kesejahteraan di negeri itu.
           
             Mari tegakkan syariat islam di negeri ini
            Mari tegakkan hukum islam bukan hukum demokrasi!
         
Menanggapi statement ini, tidak hanya yang pro, tapi akan banyak orang yang kontra tentang hal ini. Mulai dari kritikan ringan hingga kritikan pedas akan meluap ke permukaan.
        
          Bagaimana mungkin syariat islam diterapkan di negara ini? Impossible! Indonesia bukan negara Islam! Indonesia ini negara demokrasi yang berdasarkan pancasila dan UUD '45. Hukum Islam gak berlaku disini, kalau anda mau nerapin hukum islam yo wess di Timur Tengah aja sana, kalau anda tidak terima hukum negara demokrasi, yo mbak ee silahkan angkat kaki dari negeri ini pindah aja ke Arab Saudi.

            Mungkin itu adalah salah satu contoh kritikan yang akan kita dengar dari banyaknya kritikan lainnya yang akan bermunculan menanggapi penerapan hukum islam berdasarkan syariah (Al Quran dan Hadist) di negara kesatuan ini.
            Namun satu hal yang harus kita ingat, tidak peduli anda orang Barat ataupun Timur ataupun Timur Tengah, jika anda mengaku Islam maka hukum Allah-lah yang menjadi pegangan hidup di bumi-Nya, karena Allah pemilik kerajaan terbesar di dunia dan akhirat. Jadi jika menanggapi sebuah komentar yang mengatakan, kalau anda tidak terima hukum negara demokrasi, yo mbak ee silahkan angkat kaki dari negeri ini, maka yang seharusnya angkat kaki itu adalah mereka yang berkomentar tersebut, bukan hanya angkat kaki dari negeri ini, tapi angkat kaki dari bumi Allah.
            
         Lantas bagaimana tentang landasan dasar Pancasila yang telah lama menjadi patokan dasar pemerintahan di negara ini? Yuk mari kita ulik sedikit mengenai pasal pertama Pancasila yang berbunyi, Ketuhanan Yang Maha Esa.
            Sekali lagi, KETUHANAN YANG MAHA ESA!
            Jadi sudah jelas di sini bahwa yang dimaksud dengan Tuhan Yang Maha Esa itu adalah Allah. Apakah ada Tuhan yang lain selain Allah? Apakah ada Tuhan Bapak dan Tuhan Ibu, Tuhan Anak, dan Tuhan Tuhan lainnya?
            Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan dalam sila Pancasila sendiri mengakui bahwa dasar negara yang paling utama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu Allah, tapi mengapa dalam prakteknya justru tidak menerapkan hukum Allah sama sekali? Apakah Allah memiliki syariah lain selain Al Quran dan Hadist yang disampaikan lewat Rasululloh.
            Indonesia memang bukan negara Islam. Kristen, Budha, Hindu, dan Atheis juga ada di negeri ini, tapi Indonesia memiliki penduduk terbesar yang memeluk agama islam. Mayoritas bukan berarti menindas yang minoritas. Islam bukan agama teroris yang menebar keresahan.
            Marilah kita renungkan lagi, sudah seberapa jauh pengetahuan kita tentang agama yang kita yakini? Memang benar tidak ada manusia yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah subhanauata'ala. Namun sebagai manusia, kita harus berusaha meraih kesempurnaan dalam beribadah kepada-Nya. Mari perkuat ukhuwah dan teguhkan keimanan kita kepada Yang Satu. Semoga Allah melindungi negeri ini dari murka-Nya. Aamiin.

Friday, 26 June 2015

Wahai Para Istri, Jangan Mengeluh Agar Jihadmu Tak Sia-sia


Wahai wanita muslim... sesungguhnya memasak itu adalah jihad.

Bukankah Rasulullah pernah bersabda bahwa jihad seorang wanita adalah di rumahnya? Mengurus rumah tangga, termasuk mengasuh anak dan memasak adalah ladang jihad bagi wanita. Semua tidak akan sia-sia bila dilakukan dengan ikhlas dan diniatkan untuk ibadah.

Nah, disinilah setan mengambil kesempatan untuk merusak ladang jihad wanita sehingga pekerjaan yang seharusnya berbuah pahala, menjadi sia-sia karena sebuah keluhan "CAPEK, LETIH, PENAT, dll" wallahu'alam.

Memang benar bahwa letih dan capek adalah bagian yang tak jauh dari wanita yang berprofesi sebagai housewife aka ibu rumah tangga. Karena kita ketahui sendiri bahwa pekerjaan rumah tangga memang gak ada habisnya. Memasak, termauk di dalamnya, ngulek bumbu, motong-motong bawang, sayur, dan konco-konconya (akan menyita waktu tentu saja), mencuci piring dan peralatan masak (kalau udah kelar masak gak mungkin dong dibiarin tergeletak gitu aja), ditambah lagi dengan jadwal mencuci pakaian (yang akan terasa melelahkan jika dilakukan secara manual, alias sikat, bilas, meres pake tangan, no washing machine), lanjut dengan menggosok pakaian (yang saya akui jujurrrr, paling saya gak demen menggosok baju, entahlah gak tahu kenapa, tapi bener-bener benerrr saya gak suka nyetrika, intinya gak suka aja). Trus lagi berlanjut ke tahap beberes rumah, nyapu luar dalem, mending kalau rumah cuma seupil, ini kalau luasnya sehektar, ya gak heran ampe keropos tuh tulang. grin emoticon

Padahal jika kita tahu ganjaran yang akan diterima oleh sang istri, sungguh, sangat luar biasa pahala yang akan diterima jika kita menjalankan kewajiban sebagai istri dengan penuh keikhlasan.
Ummmm...tapi begitulah, Setan memang cerdik ye nyak, jeniusnya gak ada tandingan, gak pernah kehabisan akal untuk merusak niat baik para istri yang ingin berbakti kepada suami dan menjadikan ladang jihad wanita menjadi ladang "keluhan" dan "sungut-sungutan" sepanjang hari.
"Liat tuh suami elu, kerja dari pagi ampe sore cuma duduk-duduk doang di kantor, maen fesbuk, watsapan, bebean, nah elu, pontang-panting jungkir-balik di rumah, nyuci, masak, nyetrika, ngurusin anak, ngurusin rumah, ampe badan sendiri aja kagak keurus, gimana bisa langsing wong ngurusin badan aja kagak ade waktu. ya udeh terima aja nasib kalau lemak ampe belipet-lipet disekujur badan." holalaaa, naudzubillah mindzalik kalau sampai kita para istri termakan pengaruh setan seperti itu. mending kalau langsung istighfar trus bales bilang gini "eiii setaaannnn, minggat lu sono gangguin gw masak aje lu." grin emoticon*keknya setan bener-bener numpang nyampah di benak saya nih.

Tapi begitulah kenyataannya. Wanita itu memang makhluk lemah dalam hal mudah banget mengeluh, apalagi kalau urusan ngurus rumah yang gak ada habisnya. dari pagi ampe malam terus pagi lagi eh udah malem lagi. Subhanallah... tapi kudu diinget, wanita itu justru sosok yang paling kuat, mampu meengerjakan banyak hal dalam satu waktu yang bersamaan.
Gak percaya???
Liatin aja emak-emak yang kalau lagi masak biasanya bisa sambil-sambilan tuh, sambil ngurus anak, sambil nyapu, sambil nyetrika (bagi yang nekatan nih, kalau saya gak berani, takut gosong itu baju, belum ahli aye), masak sambil mandiin bayi juga dilakonin. Sambil nonton tipi apalagi, gak heran deh kalau gorengan ampe gosong semua karena keasyikan nonton infotemen gosip. ngaku deh mpok, ngaku ngaku! hohooo.. kidding ah.

Subhanallah.... Tapi sungguh, Keahlian dalam memasak adalah pembeda yang unik di dalam diri wanita, karena ini menjadi salah satu magnet yang mendekatkan seorang suami dengan rumahnya. 

Kenapa? Karena meskipun suami dapat menemukan banyak jenis makanan yang terlihat enak di luar, tapi ia tetap akan lebih menyukai masakan yang ada di rumah. Karena ia mengetahui siapa yang memasaknya, mengetahui akan kebersihannya dan mengetahui dengan uang apa itu semua dibeli. 
Istri yang pandai memasak akan menjadi perekat di keluarganya, ia menjadi faktor yang membahagiakan suami dan anak-anak melalui masakan yang dibuat. :) 

Dan ingatlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” 
(HR. Ahmad; shahih)

Subhanallah.. subhanallah... Masih mau ngedumel pas masak??? Masih mau sungut-sungutan gegara capek yang memang capek sih, tapi kan gak seberapa dibanding dengan pahala yang akan diberikan-Nya sebagai ganjaran atas apa yang telah kita kerjakan. Subhanallah. semoga Allah selalu melindungi kita semua dari gentayangan para setan yang setia menggoda. In Shaa Allah smile emoticon