Friday, 26 June 2015

Waspada, Bahaya Pasir Kucing!!!

Dear cat lovers... also for Vet colleague
Sudah pasti tahu kan pasir kucing yang biasa dijual di petshop seperti contoh yang terlihat pada gambar berikut :


Ah, sudah sejak beberapa minggu lalu saya pengen menulis artikel tentang bahaya pasir kucing ini, tapi belum sempat, dan akhirnya baru bisa share sekarang. mudah2an bermanfaat bagi cat lovers dan Kolega Dohe (berharap hanya saya saja yang minim info tentang bahaya pasir kucing ini). baru ngeh dan tahu tentang bahaya pasir kucing terutama untuk kitten.
Berawal dari pengalaman pribadi, melihara kucing dari usia baby sampai bisa merangkak, berjalan, trus loncat sana sini ampe salto di lantai dan gak kalah heboh terbang dari sofa ke dalam tong sampah juga dilakonin.
Ya, karena inilah kali pertama saya bener-bener memperhatikan perkembangan para kucing tanpa miss 1 hari pun. ya, missing 1 hari itu juga hanya karena terpaksa ditingga untuk urgent excuse. hitungannya juga bukan 1 hari, hanya beberapa jam.
Jadi, dalam 3 bulan terakhir ini, alhamdulillah Allah memberi kesempatan untuk memperhatikan perkembangan para kucing setiap harinya. juga pada perubahan fisik dan kesehatan.
Ya, 1 bulan yang lalu (usia kitten baru memasuki umur 3-5 bulan. yang 1 ekor umurnya 3 bulan, yang 1 lagi hampir 5 bulanan), nah 2 ekor kittens sakit secara bergantian.
oke 2 ekor kucing ini adalah Mercedes dan Mueeza. Sekalian promosiin mereka boleh ya, hehe.







Ok, si Mercedes demam beberapa hari, trus setelahnya Mueeza ikutan demam. dan untuk case demam ini alhamdulilah dalam 3 hari post treatment udah mulai baikan, udah mau makan lagi, maen2 lagi, loncat2an lagi. dll, tapi minggu depannya mereka berdua mencret bareng. diarenya ampe berdarah dan si Mercedes got wattery diarrhea. baunya? tentu aja menusuk hidung. dugaan demi dugaan menghantam muka. jangan-jangan FPV ni??? oh ya Allah, oh ya Allah, oh ya Allah...
sebagai Vet aka Dokter Hewan (yang belum buka praktek sendiri), perlengkapan obat2an aka stock obat yang saya miliki saat ini hanya beberapa saja, jauh dari komplit, maka rasa khawatir yang berlebihan itu tak pelak bikin jantung berdetak lebih dari dagdigdug.
Pie iki??? kalau kucing sendiri yang sakit, paniknya itu ternyata lebih luar biasa dari apa yang pernah diduga. wallahi, serius ini. suami aja ampe bilang gini (karena saking paniknya doi, yo-i, si Akang juga gak kalah panik, bahkan lebih khawatir dari saya sendiri). "yowis besok kita bawa ke klinik gimana pun juga Mercedes kudu diobatin ampe sembuh" ‪#‎nahlo‬.
Setelah pertimbangan ini itu akhirnya diputuskan untuk memesan obat2an dari salah seorang kolega dohe (gak kalah heboh ampe prepare infusan segala karena saking worry-nya kita) dan alhamdulillah post treatment beberapa hari, untuk beberapa gejala udah dapat ditangani, tapi untuk diarenya masih belum ada perubahan sama sekali. bukan hanya Mercedes, Mueeza juga sepaket, diarenya gak ada perubahan sama sekali. yo-i, meskipun on medication selama 2 minggu.
Bingung, sekaligus wondering, why oh why? obat gak distop selama 2 minggu, tapi kenapa iki mencret kagak ada improvement sama sekali. nafsu makan mereka pie??? masih tetap membabi buta alhamdulillah, tapi mencretnya mereka? juga membabi-ngepet naudzbillah.
Pasir kucing aka cat litter selalu sedia di dalam tray box, bersih, karena selalu diganti dengan yang baru kelar mereka pee dan e'ek.
lagi, sebagai Vet, saya juga pernah dapet 2 cases tentang diare non-stop kek gini. though treatment udah dikasi untuk diare tapi hasilnya gak memuaskan, eek udah gak cair sih, tapi masih lembut kek lemper, kalau silap sehari aja kasih makanan biasa langsung cruttt lagi balek kek air ngalir. iyah, karena selama treatment biasanya saya ganti juga makanan mereka, khusus. gastrointestinal health diet. hasilnya? masih mengecewakan.
trus, dibalik rasa putus asa ini tiba-tiba gak sengaja baca 1 artikel yang bahas tentang bahaya pasir kucing. ow ow ow. isinya apaan ya? penasaran? saya buka trus baca kilat.
Dan teka-teki pun terpecahkan. jadi ternyata, salah satu bahan yang terkandung dalam pasir kucing teak, yaitu jenis SODIUM BENTONITE itulah penyebab diare berdarah dan mencret-mencret yang gak mau stop pada kitten. dan 2 case yang saya dapat dulunya juga berlaku pada kitten, usianya kurang lebih sama dengan Mercedes dan Mueeza, kurang lebih 3 bulanan. uhmmm...
sebagai pembuktian apakah artikel ini bener apa kagak. maka saya pun mulai membuang pasir kucing dan menggantinya dengan kertas koran, tisu disuir-suir dikit trus disebar di litter box supaya kalau si kucing pipis gak belepotan ampe ke muka.
abrakadabra. less than 1 week, no more wattery diarrhea, e'eknya udah berubah soft, konsistensinya udah mulai padat, meskipun belum perfect 100%. ini udah ajaib menurut saya. terlalu bahagia melihat perubahan yang cepat ini, magic man. saya yang kuarang gaul atau emang kurang dalem nimba ilmunya???
Dan ternyata, dari pengalaman 2 cases dulu, yang saya perhatikan, selama treatment di klinik, si kucing kan ceritanya rawat inap selama 2 minggu gitu, jadi selama 2 minggu itu gak ada pake pasir kucing sama sekali di klinik, treatment on, dan hasilnya memang ada perubahan, eek nya yang cair berubah lembut, dan last day udah mulai padat sehingga akhirnya saya mengizikan si kucing balek rumah. tapi sayang beberapa minggu kemudian si kucing (salah satu kitten) balek lagi check up untuk case yang sama, keluhan yang sama, lagi-lagi diarrhea. dan saya gak sempet jumpa dengan owner, dan gak sempet nanya "apakah ente make pasir kucing jenis sodium bentotite atau jenis apa?" karena si kucing cuma dianter ke klinik trus staff yang nerima kagak nanya apa-apa cuma maen terima aja dan si owner udah keburu balek rumah, nitip ya mbak buat rawatan ampe sembuh. gitu doang singkat cerita.
dan untuk case kittens saya, mercedes dan Mueeza, sejak pasir kucing saya stop, dan treatment diare memang juga saya stop karena ingin pembuktian apakah bener sodium bentotite ini yang mejadi penyebab diare berkepanjangan pada kitten, subhanallah, sampai deitk artikel ini saya tulis, mereka gak pernah diare lagi, e'eknya luar biasa cantik alhamdulillah. no more cat litter, mau jenis sodium bentotite, silica cristal, ataupun clump. 3 jenis pasir kucing ini sama aja bahayanya untuk kesehatan kitten (especially). kenapa saya tekankan untuk kitten? karena so far, sejauh pantauan saya, si Odi, kucing kami yang usia 1 tahun lebih gak mengalami case mencret2 berdarah ini meskipun doi juga e'ek di pasir kucing berbahan sodiun bentotite. mungkin pencernaan mereka (usus halus) doi udah cukup kuat kali ya dalam menerima tamu asing dalam bentuk sodium bentotite sekalipun? wallahu'alam. tapi seingat saya, si Odi juga e'ek atau pee di pasir kucing cuma beberapa kali doang, doi lebih seneng buang air di luar rumah. berarti, memang bener, back to nature itu jauh lebih sehat.
dan ngomong2 tentang sodium bentotite di dalam pasir kucing. gimana cara ngebedain dengan pasir jenis clump dan silica crystal??? easy je, yang jenis sodium bentotite ini akan menggumpal kalau tersiram air, nah jenis pasir kucing inilah yang umum dijual di petshop2 dan umum dipakai oleh cat lovers.
oke, untuk lebih lengkapnya boleh buka page ini, untuk cat lovers and especially my dear collegua, kalau ada case diarrhea non-stop pada kitten jangan hanya terfokus pada FPV atau HGE atau coccidia. karena ternyata, hal sepele seperti pasir kucing jenis SB ini juga diam-diam menjadi senjata pembunuh bagi kitten.
waspadalah, waspadalah, diare berdarah terjadi bukan hanya karena infeksi bakteri, virus, dan parasit, tapi juga karena pasir kucing.. holalaaa....
noted:
sEKARANG mercedes dan Mueeza gak pake pasir kucing lagi, cuma dikasih koran ama tisu di dalam tray, sisanya, mereka bakal dicebokin kelar e'ek dan pee. especially lepas pipis pasti dicuci kakinya dari sisa2 urin.

sumber:
http://kapush.net/cat-litter/sodium-bentonite-cat-litter-dangers/

=Ah Muslimah, Dangkalnya Imanmu Tanpa Ilmu=


Ah, Muslimah,
kau terlalu berharga untuk dijadikan PAJANGAN atas nama AUDISI-audisian.
Berlenggak - lenggok di atas catwalk, 
kau undang para pria berzina lewat tatapan mata,
mata itu takkan berdusta
mereka menikmati gemulai indah gerakan badanmu.
meski berbalutan hijab yang gemerlap.
Naudzubillah wa naudzubillah
Ah Muslimah,
Tingginya sanggul dibalik hijabmu,
telah membuktikan betapa lemahnya imanmu,
Berhijab atas nama fashion ini itu,
sungguh malang DANGKAL-nya iman tanpa ilmu.
Ah muslimah,
jika dunia yang kau kejar,
maka sudah ikuti sajalah nafsu sesatmu itu,
tiada guna bagiku meratapi nasib akhiratmu,
karena akhiratku pun belum tentu sempurna seperti yang ingin ku tuju
meski sekuat usaha ku menentang buaian setan yang membisiki kalbu.
Ah, sudahlah,
memang beginilah potret muslimah akhir zaman
tak jauh berbeda dengan lifestyle wanita-wanita kafir
iman digadai akhirat diobral
tiada lagi rasa malu memagari diri
Benarlah kiranya sabda Rasulku,
Sabda dari Rasul kita semua,
beliau telah mengingatkan kita bahwa :
"... dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang. Mereka berjalan dengan melenggak-lenggok, kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga & tidak mencium baunya, padahal bau surga bisa tercium dari jarak demikian & demikian”.
[HR. Muslim Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Namun muslimah yang tak tersentuh oleh gemerlap metropolitan
itulah mereka "golongan asing" di antara lautan wanita muslim di akhir zaman
yang tetap menggenggam erat tali agamA Allah,
tanpa peduli kilau cahaya lampu catwalk
dan beruntunglah mereka yang asing itu,
karena Islam bermula dalam keadaan asing,
dan akan kembali menjadi asing.
***
12/6/15

Fenomena Hijab Modis Para Artis, Bikin Miris

hijab modis bikin miris

Menutup aurat adalah kewajiban yang diperintahkan oleh Allah kepada setiap wanita yang beragama islam, tidak ada pengecualian sama sekali sekalipun ia adalah seorang ratu, putri raja, anak pejabat, atau pun artis ibukota. Yap, tidak ada pengecualian. Gak ada satu alasan pun untuk mengelak dan tidak menutup aurat ketika perintah itu sudah jelas sumbernya di dalam Al Qur'an dan juga sabda Rasulullah, sebagaimana Allah berfirman :


"Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya dan menutup kain kerudung ke dadanya. Janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka, atau ayah suami mereka atau anak-anak mereka."
(QS. An-Nur : ayat 31)



             “Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Rasulullah salallahu alaihi wassalam bersabda :
يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتْ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ
Wahai Asma’ sesungguhnya perempuan itu jika telah baligh tidak pantas menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, sambil menunjuk telapak tangan dan wajahnya.”[HR. Muslim]


Nah, menyimak fenomena berjilbab dalam kalangan artis dan selebritis belakangan ini menjadi sebuah kabar baik tersendiri bagi sebagian besar muslim, alhamdulillah. Harapan kita dengan hadirnya mereka dalam balutan hijab akan memberikan dampak positif kepada generasi muda yang mengidolakan para artis ibukota. In shaa Allah.
            Namun ah sayangnya ternyata harapan tak selamanya sejalan dengan angan. Karena di satu sisi ada hal yang memperihatinkan kita begitu menyadari ternyata tidak semua artis yang memahami dengan benar cara berhijab yang sesuai dengan syariah islam.
                Why? Karena dalam prakteknya masih banyak hal-hal penting yang terabaikan. Dan kenyataan yang sama juga berlaku pada diri remaja muslimah, mereka berhijab tanpa ilmu, ya, berhijab tanpa ilmu sehingga aturan-aturan berhijab yang diperintahkan oleh Allah dilanggar dengan membabi ngepet. eiittttss, memang gak semua, tapi sebagian besar itulah yang berlaku saudaraku tercinta.                     
              It's a common secret, kita segelintir orang yang menjadikan hijab sebagai eksperimen dalam style berpakaian, dalam artian, saat ini ramai kita lihat jilbab modis atau jilbab gaul yang tidak sesuai dengan syariah islam yang meracuni remaja muslimah, bahkan tidak jarang fenomena ini terjadi karena para remaja muslim tersebut mengikuti tren para artis/selebritis yang tampil dalam balutan busana muslimah dan jilbab yang terlihat anggun, tapi sayangnya melanggar Shariah Islam. Fenomena punuk unta dengan cara meninggikan gulungan rambut (menyerupai sanggul) di balik jilbab yang mereka pakai adalah kesalahan besar yang menyebar ke kalangan remaja dengan sangat cepat, kesalahan yang akan berujung neraka, wallahu'alam, bahkan bagi pelaku tersebut tidak akan bisa mencium bau surga nantinya, seperti apa yang disabdakan Rasulullah dalam sabda beliau.

 Rasulullah SAW bersabda:     

مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
۞رواه أحمد ومسلم في الصحيح ۞
    
            “Ada dua macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya, sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak sekian dan sekian” (HR. Muslim).

            Apalah artinya hijab modis bila kenyataannya malah melanggar shariah Islam? Belakangan ini beberapa designer turut serta merancang pakaian dan jilbab yang mengikuti tren dunia fashion dengan harapan agar jilbab tidak lagi terlihat ketinggalan zaman aka kuno gitu lho maksud mereka. 
                 Nah para designer ini merancang jilbab modis dan menjadikan hijab menjadi bagian dari dunia fashion, kemudian hijab modis tersebut dipopulerkan lewat media artis sebagai modelnya. singkat kata akhirnya tren ini meracuni gaya berhijab remaja muslim di Tanah Air. 
              Dan pakaian taqwaa disalahartikan. Satu hal yang banyak disepelekan oleh wanita muslim, bahwa aurat perempuan adalah seluruh bagian tubuh kecuali muka dan telapak tangan, artinya telapak kaki dan mata kaki juga bagian dari aurat yang wajib untuk ditutup. nah, perhatiin kaki masing-masing, udah make kaos kaki belum??? Kalau belum, sarungin mulai dari sekarang, jangan dibiarin telanjang lagi kaki ente-ente semua kalau mau keluar rumah. ok?
              Sangat memperihatinkan ketika mengetahui cara pandang para wanita yang kurang memiliki pengetahuan/ilmu tentang cara berpakaian taqwa yang sesuai dengan syariat Islam. Mereka berfikir telah menutup aurat, tapi kenyataannya tidak karena hakikatnya mereka masih bertelanjang. 
                  Ya, mereka membalut aurat, bukan menutup aurat, mereka berhijab tapi bertelanjang. Naudzubillah mindzalik. Semoga Allah mengetuk pintu hati kita semua untuk kembali mencaritahu adab berpakaian yang benar sesuai perintah Allah. Karena sungguh sangat berat azab bagi wanita yang mengumbar aurat dan tidak memerhatikan cara berpakaian taqwa yang benar menurut aturan syariat.
                Marilah berjilbab dengan benar wahai saudariku dan hiasi hati dengan akhlakul karimah. Tidak ada alasan untuk menunda berjilbab sebelum memperbaiki hati. Memperbaiki hati dulu sebelum berjilbab itu adalah pemahaman yang salah, tapi yang benar adalah keduanya wajib dikerjaan bersamaan. Tubuh dijilbabin dan hati dibenerin. Sebelum terlambat, sebelum ajal menjemput karena penyesalan di kemudian hari tidak akan berguna lagi bagimu. Carilah ridha Allah dan jangan pernah takut akan hinaan manusia. Jangan sampai pemahaman kita terbalik, mencari ridha manusia, tapi malah mendatangkan murka Allah. 
                Sungguh alangkah indahnya jika artis/selebritis bisa menjadi contoh yang baik bagi muslimah di Bumi Pertiwi, memberi contoh dengan berjilbab dan berpakaian taqwa yang sesuai dengan syariat islam. Memakai jilbab yang menutupi hingga ke dada, tebal, tidak tipis dan tidak transparan, tidak berwarna mencolok dan berwarna-warni yang akan menarik perhatian, selain itu harus dibarengi dengan pakaian yang longgar dan tidak ketat, serta tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Semoga Allah memberikan hidayahnya kepada kita semua, terutama untuk semua saudari muslimah di Indonesia agar kembali mencari ridha Allah dalam berpakaian taqwa dan menjaga aurat dari pandangan orang-orang yang bukan mahrom. Amin ya Rabbal alamin.

Bukankah Syar'i itu sederhana? Bukankah Syar'i itu lebih indah?

               Dan ketahuilah bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan pasti akan dibalas oleh Yang Maha Kuasa kelak, dipertanggungjawabkan di Yaumul Akhir, bukan sekarang, kalau sekarang mah gak apa-apa mau berbuat apa saja, mau berbikini ke pasar juga tidak ada yang melarang kok paling juga ntar diseret ama satpam menuju polsek terdekat atau gak ditepukin tangan rame-rame ama bocah sambil nyanyi “orang gilaaaaa... orang gilaaaa”. Mau??? Kalau saya mah naudzubillah min zalik, Allahumma ajirni minannar......

Thursday, 25 June 2015

Video "I am Muslim, Give me a Hug!" Menjadi Sorotan Barat


Ah Islamophobia. Begitu hebat dan cepatkah arus perkembangan Islam di Barat saat ini sehingga ketakutan terhadap perkembangan Islam membuat orang-orang kafir ketakutan dan tiada henti melakukan segala cara untuk menebarkan kebencian terhadap umat Islam dan ajaran Islam?

Manusia bisa saja membuat makar (tipu muslihat) dan kerjasama untuk memusuhi agama Allah, tapi makar Allah takkan ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkannya, sekalipun seluruh umat manusia bekerjasama untuk menghancurkan Islam.

Melalui video ini terdapat pesan yang begitu menyentuh tentang cara-cara unik yang dilakukan oleh sadara-saudari muslim kita di Barat untuk menebarkan cinta kepada umat agama lain tentang Islam. Dan jujur saya tidak bisa manahan butir kristal mengalir dipipi ketika menyaksikan video ini. Subhanallah.

Seorang pemuda muslim menutup mata dan berdiri di area public dengan dua buah sign board di letakkan di kiri kanan tempat ia berdiri yang bertuliskan,

"I AM A MUSLIM, I AM LABELLED AS A TERRORIST"
" I TRUST YOU. DO YOU TRUST ME? GIVE ME A HUG"


https://www.youtube.com/watch?v=HNUHnzkojag#t=134

Terlepas dari niat akan dipeluk oleh non-mahram (wallahu'alam), dari video ini ada pesan yang begitu menyentuh dan mengharukan yang harapannya umat agama lain dapat menyadari bahwa Islam bukanlah agama yang mengajarkan permusuhan seperti image negatif yang ditampilkan media tentang Islam dan label teroris selama ini.

  
 
 

Subhanallah...

Wednesday, 24 June 2015

SALAHUDIN AL AYUBI “SINGA PADANG PASIR

Salahudin lahir disebuah kastil di Takreet tepi sungai Tigris (daerah Irak) tahun 1137 Masehi atau 532 Hijriyah. Bernama asli Salah al-Din Yusuf bin Ayub. Ayahnya Najm ad-Din masih keturunan suku Kurdi dan menjadi pengelola kastil itu. Setelah kelahiran Salahudin keluarga Najm-ad-Din bertolak ke Mosul, akibat ada konflik didalam kastil. Di Mosul , keluarga Najm bertemu dan membantu Zangi, seorang penguasa arab yang mencoba menyatukandaerah-daerah muslim yang terpecah menjadi beberapa kerajaan seperti Suriah, Antiokhia, Aleppo, Tripoli, Horns, Yarussalem, Damaskus.
Salahudin dan Perang Salib
Saat Salahudin berkuasa, perang salib sedang berjalan dalam fase kedua dengan dikuasainya Yerussalem oleh pasukan Salib. Namun pasukan Salib tidak mampu menaklukan Damaskus dan Kairo. Saat itu terjadi gencatan senjata antara Salahudin dengan Raja Yerussalem dari pasukan Salib, Guy de Lusignan.
Perang salib yang disebut-sebut sebagai fase ketiga dipicu oleh penyerangan pasukan Salib terhadap rombongan peziarah muslim dari Damaskus. Penyerangan ini dipimpin oleh Reginald de Chattilon penguasa kastil di Kerak yang merupakan bagian dari Kerajaan Yerussalem. Seluruh rombongan kafilah ini dibantai termasuk saudara perempuan Salahudin. Insiden ini menghancurkan kesepakatan gencatan senjata antara Damaskus dan Yerussalem. Maret 1187 setelah bulan suci Ramadhan, Salahudin menyerukan Jihad Qittal. Pasukan muslimin bergerak menaklukan benteng-benteng.
Semasa hidupnya Salahudin lebih banyak tinggal di barak militer bersama para prajuritnya dibandingkan hidup dalam lingkungan istana.
Salahudin wafat 4 Maret 1193 di Damaskus. Para pengurus jenazah sempat terkaget-kaget karena ternyata Salahudin tidak memiliki harta. Ia hanya memiliki selembar kain kafan yang selalu di bawanya dalam setiap perjalanan dan uang senilai 66 dirham nasirian (mata uang Suriah waktu itu).
Sampai sekarang Salahudin Al-Ayubi tetap dikenang sebagai pahlawan besar yang penuh sikap murah hati dgg pasukan Salib. Puncak kegemilangan Salahudin terjadi di Perang Hattin.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan serial "SHALAHUDDIN AL AYUBI", MNCT* tengah menayangkan serial ini setiap puul 10 malam, tapi bagi kamu yang tertinggal cerita dari episode pertama gak sempet lihat, boleh buka link berikut... saksikan melalui youtube juga ok... ada subtitle Indonesianya kok. dont worry.

*dirangkum dari banyak sumber
http://www.whyislam.org/muslim-world/salahuddin-ayyubi-saladin/

Film Islami Indonesia Apakah Betul-betul Islami???

Film islami adalah film yang mengangkat history para pahlawan islam, kisah nyata tentang perjuangan para mujahid dalam menegakkan Islam.... bukan cerita fiksi yang membawa-bawa nama Islam yang ditulis dalam bentuk buku oleh tangan manusia kemudian diangkat ke dalam layar kaca. Salah persepsi tentang film islami telah mencuci pikiran umat muslim. Wallahu'alam... naudzubillah.

Kisah cinta bertema islam gak pantas disebut sebagai film islami karena dalam islam gak ada yang namanya cinta sebelum menikah. Mengumpulkan perempuan dan laki-laki yang non-mahrom di dalam sebuah acting untuk pembuatan sebuah film yang disebut film islami, yang sangat nyata bertaburkan cerita cinta patah hati dan kawan-kawannya, bagaimanakah Islam memandangnya??!! Apakah masih pantas disebut Film Islami jika prosesnya saja sudah mencampuradukkan perempuan dan laki-laki untuk sebuah lakonan demi memenuhi pundi-pundi rupiah?

Mereka berkata, yang penting kan niatnya.

Apakah harus dengan cara itu untuk membangkitkan semangat umat islam, datang ke bioskop untuk menonton "drama cinta islami" yang mereka kata??? Bukankah Islam memperingatkan kita untuk menundukkan pandangan dan menjaga pandangan dan menjauhkan diri dari zina, tapi kenyataannya, manusia sangat lengah dengan zina mata.

Bercampur-baur antara laki-laki dan wanita di gedung bioskop untuk menyaksikan sebuah film islami" dalam rangka membangkitkan semangat islam umat akhir zaman... Allahu Allah.... wallahu 'alam, naudzubillah mindzalik...

Logika saya terlalu liar agaknya membayangkan hal-hal yang dianggap oleh orang lain biasa, tapi bagi saya hal tersebut justru sangat luar biasa pertanggungjawabannya kelak.
Itulah salah satu bentuk fitnah Dajjal yang menggiring umat Islam agar jauh dari Rabb-Nya. akhirnya mereka menyepelekan syariah sehingga hal yang "dilarang" menjadi tampak "biasa" saja di mata manusia.

Saya pun tidak berani menyarankan pembaca dengan berkata "Kalau mau nonton film2 islami, maka tontonlah film yang mengangkat history tentang Kalifah Omar Ibn KHATAB, Salahuddin Al Ayyubi, Riwayat Bukhari, dll..." terlalu berat tanggungjawab untuk menjadi penyebab orang lain menonton serial movie yang tadi saya sebutkan, karena boleh jadi di mata Islam, menyajikan cerita atau kisah tentang pejuang Islam lewat layar kaca tidak dibenarkan. 

Kenapa? Karena dengan mengangkat kisah pahlawan Islam ke layar kaca, maka kita akan diarahkan pada bentuk fisik sang tokoh, sementara pahlawan Islam (mujahidin) tersebut tidak pernah kita kenal dengan betul bagaimana bentuk rupa mereka yang sesungguhnya. dan image yang ditampilkan lewat (artis yang memerankan tokoh pahlawan Islam tersebut) akan tertanam di pikiran penonton secara tidak langsung dan mereka pun berpikir bahwa sosok Pahlawan Islam tersebut adalah seperti artis yang memerankannya, padahal tidak. wallahua'alam.

Dan mengingat dalam adegan syuting sebuah film, tentunya akan terjadi percampurbauran antara lelaki dengan perempuan tanpa hijab/tabir, dikenal dengan istilah ikhtilath. Nah apakah hal ini tidak melanggar batas yang telah diajarkan Islam tentang menjaga diri dari ikhtilath yang dapat mengiring muslim pada zina mata.

Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alusy Syaikh [1] rahimahullah menyatakan dalam Fatawa dan Rasa`il-nya (10/35-44) bahawa ikhtilath antara laki-laki dengan perempuan ada tiga keadaan:
“Pertama: Ikhtilath para wanita dengan laki-laki dari kalangan mahram mereka, maka ini jelas dibolehkan.
Kedua: Ikhtilath para wanita dengan laki-laki ajnabi (bukan mahram) untuk tujuan yang rosak, maka hal ini jelas keharamannya.
Ketiga: Ikhtilath para wanita dengan laki-laki ajnabi (bukan mahram) di tempat pengajaran ilmu, di warung, pejabat, hospital, perayaan-perayaan dan semisalnya. Ikhtilath yang seperti ini terkadang disangka tidak akan membawa kepada fitnah di antara lawan jenis, padahal hakikatnya justeru sebaliknya. Sehingga bahaya ikhtilath semacam ini perlu diterangkan dengan membawakan dalil-dalil pelarangannya.”

Allah Ta’ala memerintahkan lelaki yang beriman untuk menundukkan pandangan dari melihat wanita yang bukan mahramnya, demikian pula sebaliknya seperti termaktub dalam firman-Nya: 
“Katakanlah (ya Muhammad) kepada laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka…’.” (An-Nur: 30-31)

Jarir bin Abdillah radiyallahu anhu berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah salla Allah alaihi wa sallama tentang pandangan yang tiba-tiba (tanpa sengaja), maka beliau memerintahkan aku untuk memalingkan pandanganku.” (HR. Muslim no. 5609)
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah menerangkan, “Makna (نَظْرِ الْفُجَاءَةِ) adalah pandangan seorang lelaki kepada wanita ajnabiyah tanpa sengaja. Maka tidak ada dosa baginya pada awal pandangan tersebut, dan wajib baginya memalingkan pandangannya pada saat itu. Jika segera dipalingkannya, maka tidak ada dosa baginya. Namun bila ia terus memandangi si wanita, ia berdosa berdasarkan hadis ini. Kerana Rasulullah salla Allah alaihi wa sallama memerintahkan Jarir untuk memalingkan pandangannya. Juga bersamaan dengan adanya firman Allah Ta’ala:
“Katakanlah (Ya Muhammad) kepada laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mata…’.” (An-Nur: 30) [Al-Minhaj, 14/364].
Nah apa jadinya jika ikhtilath ini terjadi di dalam lingkung adegan syuting sebuah film antara wanita dengan lelaki? Wallahua’alam…. Entahlah, personally saya lebih setuju dengan cara "menceritakan" kisah-kisah pejuang Islam di zaman Rasulullah, kisah para sahabat dan para mujahidin Islam kepada anak-anak kita akan lebih menambah kecintaan kita pada Islam, in shaa Allah. Mempelajari sejarah islam lewat perjuangan para mujahiddin di zaman lalu, diharapkan akan menanamkan kecintaan akan jihad di hati untuk diteruskan kepada calon anak-anak kita kelak. Dan bukan sebaliknya menyerahkan diri dan hati pada drama kolosal cinta yang dibumbui oleh kata-kata Islami, andai saja ada yang bertanya pada saya tentang, "udah nonton film ayat-ayat cinta belum??!!!"

Aw aw aw...sampai saat ini saya masih belum tau ayat-ayat cinta itu ceritanya kek gimana. pas balik Indonesia tahun lalu sempet sih liat dramanya yang dijadiin sinetron, itu juga beberapa potong episode doang. abis itu saya balik masuk kamar, meringkuk di bawah selimut dengan sejuta tanya menari2 di dalam benak.... "
- "apakah begini caranya????
- apakah bener Islam membenarkan perempuan dan laki-laki yang non-mahrom beradu-akting demi sebuah "niat" membangkitkan semangat islam lewat film2 Islami??????!!!!"
- apa sedangkal itu pemikiran umat islam akhir zaman ini sehingga kehabisan akal untuk membangkitkan semangat islam, sehingga melakukan segala cara agar Islam tampak menarik lewat balutan akting di balik layar kaca???!!! dan gak peduli lagi dengan firman Allah tentang menundukkan pandangan??!!!

Ya salaamm...


SEMUA BENTUK BID'AH adalah SESAT

Dulu saya masih berpikir bahwa bid'ah hasanah itu dibolehkan, tidak sesat. tapi sejak kejadian bulan lalu ketika singgah di masjid untuk solat berjemaah dengan suami, Allah dengan cara-Nya, kembali mengoreksi keraguan selama ini tentang BID'AH.
Segala puji dan syukur, bagi kamu yang dipilihkan pasangan yg soleh/solehah oleh Allah, berbahagialah, itu adalah kebaikan dunia akhirat yang Allah berikan agar di antara kamu dapat saling menasehati dan membimbing untuk semakin dekat kepada Illahi.
Bukan kali ini saja, sebelum ini, di beberapa mesjid di Indonesia, setiap selesai solat berjemaah di masjid, imam akan mulai berdzikir dengan pengeras suara, tentunya dengan beberapa jemaah yang ikut setia berdzikir dan berdo'a bersama sehabis solat fardu. hal yang sama juga terjadi di sini, di Negeri Jiran. selepas solat maghrib hari itu, seperti biasa saya akan menyempatkan untuk duduk sebentar mengikuti dzikir dan do'a yang dibacakan oleh imam. mungkin sekitar 10-15 menit waktu yang dihabiskan hingga akhirnya selesai.
Nah, kelar doa dan dzikir, pas keluar mesjid saya dapati suami tengah duduk di gundukan batu gazebo, di halaman sayap kanan mesjid. anteng banget kelihatannya. saya sempat mikir, kok cepat banget doi keluarnya? gak dzikiran kek nya nih dengan jemaah yang lain?? mending langsung tanya aja pikir saya. seulas senyum saya ukir untuknya sebelum langsung to the point bertanya,
"Why u won't stay for a moment for dzikrullah ba'da solat like others?"
senyum yang tadinya masih mengembang dari bibirnya tiba-tiba menguncup dalam hitungan detik. suami menarik nafas pelan sebelum bangkit dari duduknya,
"It's bid'ah. dzikrullah n make dua ba'da solah together like that is bid'ah, and all bid'ah is haram." jawabnya singkat dan padat.
saya masih belum puas dengan jawabannya. setahu saya bidah hasanah itu bukan hal yang sesat kok. kan gak semua bid'ah yang jelek dan berdzikir dan berdoa seperti tadi sehabis solat maghrib kan hal yang baik untuk dilakukan. tapi kok suami nanggepinnya gitu. aya naon ini? mikir dan mikir sepanjang jalan menuju rumah itu rasanya gak enak banget. gak mau bikin benak mumet dibebani oleh rasa penasaran tentang pernyataan suami barusan, akhirnya saya kembali bilang.
"But i heard that bid'ah hasanah is allowed, it's not something bad or bla bla bla bla."
Belum habis saya merepet, suami memotong cuap-cuap meong dengan cepat dan menjawab dengan tegas yang kurang lebih intinya gini.
"no matter what kind of bid'ah which people means about, bid'ah hasanah or bid'ah syayiah or bid'ah bla bla bla. the most important thing u should know about this bid'ah. bid'ah is bid'ah, and bid'ah is haram".
=====
Apa itu Bid'ah??!
Bid’ah menurut bahasa, diambil dari bida’ yaitu mengadakan sesuatu urusan/hal-hal yang baru tanpa ada contoh. Segala bentuk bid’ah dalam Ad-Dien hukumnya adalah HARAM dan SESAT, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat”.
[Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].

Bid'ah Umum di Kalangan Ummat Muslim dalam Ibadah
BID'AH yang SERING DITEMUKAN di dalam kehidupan sehari2 umat muslim akhir zaman ini, yaitu Bid’ah yang terdapat pada sifat pelaksanaan ibadah.
=> Yaitu menunaikan ibadah yang sifatnya tidak disyari’atkan seperti MEMBACA DZIKIR-dzikir yang disyariatkan dengan cara BERJAMAAH dengan SUARA YANG KERAS. Juga seperti membebani diri (memberatkan diri) dalam ibadah sampai keluar dari batas-batas sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam.
"Sebaik-baik jalan adalah dengan mengikuti petunjuk rasul (ittiba’).
Sejelek-jelek jalan adalah dengan melakukan amalan yang tiada tuntunan."
(Fatwa Al Lajnah Ad Daimah 7: 73 saat diketuai oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz)
Ibnu Hajar pernah berkata,
مَنْ اِخْتَرَعَ فِي الدِّين مَا لَا يَشْهَد لَهُ أَصْل مِنْ أُصُوله فَلَا يُلْتَفَت إِلَيْهِ
“Siapa yang membuat-buat perkara baru dalam agama lalu tidak didukung oleh dalil, maka ia tidak perlu ditoleh.” (Fathul Bari, 5: 302)
Sebagian salaf mengatakan,
عليك بطريق الحق ولا تستوحش لقلة السالكين وإياك وطريق الباطل ولا تغتر بكثرة الهالكين
“Hendaklah engkau menempuh jalan kebenaran. Jangan engkau berkecil hati dengan sedikitnya orang yang mengikuti jalan kebenaran tersebut. Hati-hatilah dengan jalan kebatilan. Jangan engkau tertipu dengan banyaknya orang yang mengikuti yang kan binasa” (Madarijus Salikin, 1: 22).

Dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah bersabda dalam khutbahnya :
أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

"Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah, patuh dan taat walaupun dipimpin oleh budak Habasyi, karena siapa yang masih hidup dari kalian, maka akan melihat perselisihan yang banyak. Maka berpegang teguhlan pada Sunnahku dan Sunnah para Khulafaur Rasyidin yang memberi petunjuk, berpegang teguhlah epadanya dan gigitlah dengan geraham kalian. Waspadalah terhadap perkara-perkara baru (bid'ah), karena setiap perkara baru adalah bid'ah dan setiap yang bid'ah adalah sesat." [Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah].


Noted:

Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَالَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

"Barangsiapa yang membuat-buat ibadah dalah ajaran kami ini (Islam) yang bukan merupakan bagian darinya, maka amalan itu tertolak". [HR Bukhari].

Orang yang membagi bid’ah menjadi bid’ah HASANAH (baik) dan bid’ah SYAYYIAH (jelek) adalah SALAH dan MENYELISIHI sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. "Sesungguhnya setiap bentuk bid’ah adalah sesat”. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menghukumi SEMUA BENTUK BID'AH adalah SESAT dan hukumnya HARAM.


Tips Jitu Penangkal Birokrasi "Riweh Ribet Ruwet" Jika Menikah dengan WNA (Warga Negara Asing)

Tahu kan gimana ribet dan complicatednya sistem birokrasi di Indonesia tercinta? untuk urusan apa saja yang ada hubungannya dengan birokrasi pemerintahan, yang pertama sekali yang harus kamu persiapkan adalah "Kesabaran dan Istighfar banyak-banyak" untuk melewati step dan persyaratan panjang yang akan dilalui nantinya.
Gak pernah terbayangkan bahwa "lagi-lagi" saya harus berurusan dengan birokrasi ribet dan melelahkan di Tanah Air ketika akan menikah. Allah yang sudah memilihkan dan dengan Bismillah, tawakal kepada Allah dengan satu pinta agar dipermudah semua urusan dalam birokrasi hukum untuk legalisasi pernikahan dengan suami (yang kebetulan berkewarganegaraan Morocco).
Alhamdulillah, akhir November tahun lalu pernikahan sudah tercatat resmi di KUA dan pemerintahan RI, dan 3 bulan kemudian (akhir Februari 2015) pernikahan kami pun sudah terdaftar di pemerintahan Negara suami, Morocco.
Kebayang dung ah 3 bulan, waktu yang cukup panjang untuk menyelesaikan semua urusan hukum dan birokrasi untuk legalisasi pernikahan jika kamu memiliki suami/istri warga negara asing.
pesan saya tetap sama, perbanyaklah sabar dan istighfar selama menjalaninya.
==
Sebenarnya untuk urusan pendaftaran pernikahan di negara suami sangat gampang, mudah banget alhamdulillah, lancar banget subhanallah. tapi yang ribet itu urusan di Tanah Air sendiri. naudzubillah, ampun ya Allah ampuuunnn.
Bagi kamu (yang Allah pilihkan "jodoh dunia akhiratnya" bukan dari warga negara sendiri aliasWNA), semoga catatan kecil ini bisa menjadi gambaran tentang step-step apa saja kira-kira yang harus dilalui jika akan menikah dengan warga negara asing di Indonesia.
Oke Cekidot:
1. untuk calon suami/istri WNA, harus mempersiapkan "surat single" dari negara asal pasangan. surat pernyataan bahwa yang bersangkutan masih single/duda/janda (jika calon sudah pernah menikah sebelumnya). surat single itu harus dilegalisir di departemen luar negeri di negara asal calon sebelum di bawa ke Indonesia.
2. Surat single tersebut di bawa ke kedutaan negara asal calon pasangan di Indonesia (di Jakarta). nanti pihak kedutaan akan mentranslate surat tersebut ke dalam bahasa Inggris dan akan dilegalisasi untuk digunakan sebagai syarat menikah di KUA. *inilah sarat utama pernikahan bisa berlangsung dengan WNA agar dapat terdaftar secara legal di Tanah Air. istilah saya mah, surat sakti.
3. pendaftaran di KUA. untuk WNI lengkapi semua persyaratan (ini cukup gampang), sementara untuk calon suami/istri WNA, persyaratan yang terlampir yaitu :
=> si surat sakti, fotokopi paspor, pas foto, akte lahir pasangan.
*waktu menikah kemaren orang KUA gak minta akte lahir yang ditranslet, cukup fotokopi dari akte lahir asli suami dalam bahasa Arab. tapi waktu sidang sebelum menikah, surat2 tersebut yang originalnya harus dibawa untuk diperlihatkan kepada pihak KUA untuk diperiksa keasliannya.
noted:
kalau bisa nih dari jauh hari kamu udah mendaftar untuk pernikahan di KUA (jangan nunggu calon suami/istri mendarat dulu di Indonesia baru mulai registrasi). Kalau bisa sih registrasi dari 1 minggu lebih awal, harapannya supaya gak ngantri untuk urusan jadwal pernikahan, karena Subhanallah waktu mau daftar pernikahan bulan November tahun lalu, ada cukup banyak pasangan yang akan menikah di hari yang sama, surprised me, mungkin karena pasca Idul Adha juga kali ya, jadinya banyak yang ingin menikah. wallahualam grin emoticon
4. KUA akan memeriksa semua berkas, jika sudah komplit maka akan dikeluarkan jadwal menikah. Dan pernikahan dapat dilangsungkan.

Ok, hingga step ini alhamdulillah cukup mudah jika kamu cukup aktiv mencaritahu info tentang birokrasi hukum pelaksanaan pernikahan dengan warga negara asing. jadinya nanti kamu gak terkaget-kaget dan shock banget dalam mempersiapkan segala sesuatunya (dalam hal kelengkapan persyaratan menikah dengan WNA). Paling aman tuh, tinggal call kedutaan negara calon suami/istri untuk mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi agar dapat menikah di Indonesia.
noted :
Banyak orang yang berfikir bahwa menikah dengan WNA hanya akan mempersulit urusan saja, ditambah lagi nanti kalau udah punya anak. ehmmm.... wallaahualam, padahal kenyataannya gak kok. subhanallah. Allah sudah mengatur segala, cukup dijalani saja dengan niat lillahita'ala. Sekali lagi, harus aktiv mencaritahu informasi dan hanya butuh kesabaran plus perbanyak istighfar jika sudah memasuki step legalisasi di pemerintahan pusat, Jakarta.
5. Buku nikah akan diberikan oleh KUA sebagai bukti bahwa penikahan sudah legal di Tanah Air,
Nah, next step, tahap berikutnya adalah proses mendapatkan legalisasi sertifikat nikah dari pemerintahan pusat yang akan digunakan untuk registrasi di negara asal suami. pendaftaran pernikahan di negara suami sih gampang, cuma step legalisasi dokumen di jakarta aja yang ribet.
baiklah, kita lanjut.
6. Harus diingat dan dicermati, pada saat sidang sebelum menikah, kamu harus titip pesan kepada pihak KUA agar menyiapkan 1 atau 2 copy sertifikat nikah yang berisi :
=> biodata kamu dan suami/istri, wali nikah, saksi nikah, dan mahar, dalam bentuk 1 lembar kertas, lengkap dengan chop dan stamp dari pihak KUA.
noted:
surat ini TIDAK akan diberikan oleh pihak KUA untuk pasangan yang menikah jika sesama warga negara sendiri. Jadi, hanya akan diberikan jika dari awal kamu sudah menginformasikan kepada pihak KUA bahwa surat ini diperlukan untuk legalisasi pernikahan di negara suami nantinya. pada saat nikah nanti, surat.sertifikat nikah itu akan diberikan oleh pihak KUA beserta dengan buku nikah.
7. sertifikat nikah itu kemudian ditranslate ke bahasa arab/inggris/jerman/jepang (tergantung suami/istri berasal dari negara mana)
*INGAT, Sertifikat nikah itu harus ditranslate oleh "penerjemah tersumpah" legal yang ada di Indonesia. ada banyak kok penerjemah tersumpah yang bersertifikasi di Jakarta. cukup googling aja dan contact. biaya translate tergantung masing2 penerjemah.
STEPS ribet yang melelahkan itu tuh di sini:
8. Sertifikat nikah yang sudah diterjemah (plus stamp n signed by translator), kemudian dibawa ke Departemen Hukum dan HAM serta ke Departement Luar Negeri (DEPLU) untuk dilegalisir. Normal prosesnya itu 2-3 hari di Departemen Hukum dan HAM, plus 2-3 hari di DEPLU. oke tambahan lain sekalian dilegalisir, yaitu akte lahir kamu. sebelumnya harus kamu translate dulu ke bahasa asal suami/istri. karena akte lahir ini nanti dibutuhkan untuk pendaftaran pernikahan kamu di negaranya. dan juga untuk urusan pembuatan kartu keluarga dkk.
dan untuk TOTAL hari kerja proses legaisasi ini SEKITAR 6 HARI KERJA.
Jadi, jika hari ini (senin misalnya), kamu masukkan berkas dokumen yang ingin dilegalisir, maka dokuments tersebut baru beres sekitar 6 hari kemudian, yaitu next tuesday. kalau untung bisa kelar hari jumat minggu itu juga, kalau apes, ya, kudu sabar nunggu ampe selasa depan.
noted:
bayangkan jika yang menikah itu bukan warga negara Indonesia yang tinggal di daerah JABODETABEK, gimana lelahnya tuh ngurus legalisasi ini. belum lagi Nyari alamat Departemen HuKUM dan HAM. lanjut lagi nyari alamat DEPLU.
**"Departemen Hukum dan HAM" dan "DEPLU" gedungnya beda, beda alamat, beda departemen. so kamu harus googling alamat keduanya dari jauh hari.
Berdasarkan pengalaman sendiri, dari Padang ke Jakarta untuk legalisasi surat2 ini rasanya letih banget., legalisasi gak bisa beres di hari yag sama, gak bisa ditunggu hari itu juga. harus merem ampe 6 hari dulu baru dokumennya kelar di stamp n signed.

Setttt deh Neng, buat ngecop dan tanda-tangan 1 dokumen aja kudu nunggu seminggu ya??? yang bener aja??? yang ngecop saha etah? jutaan dokumen emangnye yang mau distempel? atau itu dokumen emang sengaja dieramin di kantor?

Suami sempet shock juga pas tahu tentang proses legalisasi ini. dia sampai bilang gini. "Is it takes 1 week to legalize 1 document??!! how come??? what are they doing exactly inside there? in Morocco i only need 10 minutes to legalize the unmarried letter from the ministry of foreign affairs. Lahaula wala quata illa billah." Selanjutnya suami komat-kamit dan istighfar banyak-banyak. dan saya hanya bisa bilang,
"This is Indonesia, and we have to face this rule, no choice."
==
Trus pertanyaannya,mau nginap dimana selama di Jakarta? Hotel?? Ya bagi yang kantongnya tebel sih gak masalah bisa nginep di hotel ampe semingguan selama proses legalisasi ini, tapi bagi mereka yang duitnya pas-pasan seperti aye, nginep seminggu di hotel mah sama aja dengan ngabisin gaji sebulan dalam sekejap mata.. arrrgt upset emoticon .
kalau ada saudara buat numpang nginep di jakarta sih enak pisan, walhamdulillah wasyukrillah banget itu, tapi kalau gak ada sodara???? yaaaa salam, nyarilah hotel buat berteduh kang. Inilah masa-masa gelap selama proses legalisasi.
Tapi Subhanallah walhamdulillah. bagi kamu yang kantongnya juga bolong seperti saya (duit di poket cuma pas-pasan buat makan dan menyambung hidup :*), maka jangan berkecil hati karena saya punya solusi, ada jalan keluar dan rahasia dibalik keribetan urusan birokrasi ini. ada tips buat kamu nantinya jika pihak Deplu bilang, tunggu 2-3 hari lagi ya baru bisa diambil berkasnya. MAKA cara untuk menyelesaikan proses legalisasi dokumen di hari yang sama yaitu, gini... bilang sama si embaknya gini,
"EmmMbak, dulu saya legalisasi ijazah bisa selesai di hari yang sama, kok sekarang pake nunggu 2-3 hari segala?" (kudu pasang muka innocent, pura-pura surprise and shock dan penasaran. pokoknya campuran antara kaget, penasaran dan innocent. bingung kan kek gimana rupa tuh muka? merah kuning ijo pokoknya).
maka si mbaknya akan jawab gini, "Itu dulu mbak, sekarang aturannya udah beda, gak bisa selesai dalam satu hari lagi."
maka Kam... yess kamu! jangan patah arang. tatap lagi mata si embaknya dengan senyum kuncup di bibir. pasang muka memelas bak orang yang butuh belas kasihan (karena posisi kamu sangat terdesak saat itu dan gak ada lagi pilihan, maka kudu dibereskan), bayangin kalau harus menunggu 2-3 hari untuk legalisasi di bahan Hukum dan HAM, plus 2-3 hari di DEPLU, artinya kamu kudu memperpanjang sewa hotel ampe 6 hari ke depan, dan artinya kamu akan menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk numpang molor di kamar hotel. gak banget deh. masih mending kalau makan malam di hotel dikasih gratis, lah ini cuman gratis breakfast doang, lunch ama dinner kudu ngorek duit kantong sendiri (yaiyalah mpok, hotel mane ade yang mau rugi??!!!).
JADI, kamu harus bilang gini ama si mbaknya. "EMbak, saya bukan warga DKI, saya dari luar kota,:
(padang, sulawesi, irian, aceh, atau jambi), kebetulan saya memang dari Malaysia, jadi waktu itu bilang ke si mbaknya,
"Saya gak domisili di Indonesia mbak, saya tingal di Malaysia, ini tadi pagi langsung dari airport ke sini buat legalisir doang, sementara cuti cuma 2 hari, hari ini sama besok. tolonglah mbak, kalau saya coba tanya ke "ATAS" dulu boleh gak mba???
nah itu dia tuh kata kuncinya, "ATAS".

Eee, atas??? emang aya naon di atas neng???

Nah, di atas maksudnya itu, ngadep ke pihak legalisir (office) di lantai atas. di gedung sebelah ada kantor bagian urusan legalisir dokumen2 ini. nah, para agen (agen legalisir banyak banget berkeliaran di sekitar Deplu dan juga di Departemen HAM. mereka ini kerjanya membantu legalisasi dokumen orang-orang yang akan studi/kerja ke luar negeri. termasuk untuk legalisasi pernikahan dengan warga asing, dll).
Kebetulan saya punya kenalan agen legalisasi dokumen juga. tapi karena mengingat biaya legalisasi dengan agen itu sangat muahal, maka saya memilih menjalani proses birokrasi ini secara pribadi, meskipun harus bertarung dengan letih dan penat selama menjalani masa-masa legalisasi 1 dokumen berharga ini. bayangin aja biaya legalisasi untuk 1 dokumen aja kisarannya antara 250-500 rebong/lembar. itu tergantung jenis dokumennya, kalau dokumen terjemahan ke bahasa asing, harganya lebih dasyat lagi. Padahal kalau mau bersusah-susah dikit ngurus legalisasi ini sendiri, biaya yang akan dikeluarkan bisa ditekan dan ngemat duit.
Di Badan Hukum dan HAM total biaya yang dikeluarkan hanya sekitar 67 ribu, untuk registrasi dan materai, plus fotokopi dokumen 1 lembar buat arsip mereka. ya, kurang lebih 70 rebonglah. sementara di DEPLU, biayanya sekitar 20rebo doang untuk 1 dokumen. lumayah murah alau dibandingin dengan menyewa agen buat ngurus legalisasi ini.
jadi ditotalin kurang lebih semua :
- 90 rebo untuk lealisasi, ( di badan HUkum dan HAM + di DEPLU).
- 200 untuk translate dokumen. ya, translate dokumen doang yang mahal biayanya. ama biaya nginep di hotel bagi yang tinggal di luar provinsi. unsure emoticon
===
Oke balik ke legalisasi di badan Hukum dan HAM dulu. Jadi office bagian legalisasi ini ada di gedung sebelah, di lantai 17 (kalau gak salah ingat ya, maklumlah ingatan sedang gak fokus). Oiya, mereka udah pindah ke gedung baru. dulu zaman 2012 waktu legalisasi ijazah masih berlokasi di gedung lama, sekarang udah pindah ke gedung baru di sebelah. di lantai 17 teak.
Nah, ngadep wakil bagian departemen dan curhatin semua keluh-kesah kamu, sambil terus berdoa dalam hati "Rabbi yassir wala tu'asir yaa Kareem, Rabbi yassir wala tu'asir yaa Kareem, Rabbi yassir wala tu'asir yaa Kareem".
Maka sesaat kemudian si Bapak-nya akan bilang gini ke kamu,
"Baiklah kamu tunggu dulu di luar, saya akan coba ngadep kepala kantor dulu, bla bla bla bla bla..." sebelum menghilang ke kantor kepala bagian si Bapak akan nanya, "Dokumennya masih di bawah atau udah dikirim ke sini? nama lengkap siapa? dan keperluan dokumennya untuk apa dan dokumnnya berapa lembar?"
Oke selanjutnya, Tinggal menunggu, pengalaman saya sejauh ini, ngabisin waktu sekitar 30 menitan lebih menunggu sampai akhirnya si Bapak keluar terus manggil,
"Oke, beres" intinya, dokumen udah dilegalisir. Tralalalllaaaaaa.. Alhamdulillah.
noted:
Percayalah, kalau kamu mau usaha mencari jalan keluar agar bisa melegalisir dokumen apa pun di hari yang sama, maka lakukanlah, jangan percaya begitu saja dengan ucapan si embak-embak counter. mereka akan menginformasikan hal yang sama kepada setiap warga yang akan melegalisasi dokumen bahwa dokumen baru bisa diambil setelah 2-3 hari kerja.
Kenali birokrasi Bumi Pertiwi, maka kamu akan mengetahui rahasia-rahasia tersembunyi yang tak terlihat. ini buktinya. ngadep ke office, maka dokumen akan bisa dilegalisir hari itu juga. gak percaya? saya sudah membuktikan, DUA KALI.

Untuk langkah akhir menuju final, tinggal datangi kedutaan suami, bawa semua dokumen yang sudah dilegalisir untuk dilegalisir lagi di sana. legalisasi atas nama kedutaan negara suami/istri. selanjutnya kamu tinggal nanya mereka for the net step to do jika kamu ada rencana untuk migrate ke negara asal suami/istri. terutama dalam hal permohonan visa nantinya, kudu ditanyain ampe jelas apa saja syarat-syarat yang dibutuhkan.

Sejauh ini yang saya ketahui tentang dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran pernikahan di negara asal suami, yaitu sertifikat nikah yang sudah dilegalisir di HAM dan badan Hukum plus legalisir di kedutaan negara suami, juga akte lahir kamu yang udah ditranslate ke bahasa asal suami plus dilegalisir juga di badan Hukum dan HAM. and done. Alhamdulillah.

Dan itu ternyata gak semudah menuliskan rangkaian kata demi kata ini, karena faktanya, ketika menjalani itu semua, kesabaran bener-bener diuji, letih, capek, bokek, nyampur semua menghantam muka kami berdua.. tapi alhamdulillah, akan indah pada akhirnya in shaa Allah... :)